TamiangNews.com | LANGSA -- Intensitas hujan yang tinggi sejak sepekan terakhir menyebabkan ribuan rumah dan jiwa menjadi korban banjir yang melanda wilayah Aceh, ironisnya peristiwa ini luput dari perhatian PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) yang tidak peduli dengan situasi bencana alam ini. Padahal hampir setengah wilayah Aceh merupakan areal HGU BUMN Perkebunan ini. 


Seperti yang sampaikan oleh Ketua Forum Peduli Rasyarakat Miskin (FPRM) Aceh Nasruddin dalam celoteh paginya kepada awak media mengatakan PTPN I kurang peka terhadap bencana banjir di beberapa daerah di Aceh, padahal kawasan yang terjadi banjir adalah kawasan dimana kebun PTPN itu sendiri.


"Sampai sekarang belum ada 1 bungkus Indomie pun yang disalurkan kepada korban banjir, ada kita lihat mereka mendatangi tenda tenda korban banjir. Sangat ironis sekali, apa salahnya mereka gunakan dana CRS untuk membantu korban banjir di Aceh".


Kalau dulu alasan PTPN sedang rugi akan tetapi kalau sekarang harga sawet meningkat, apa karena para Dirut di lahirkan dari orang kaya sehingga dia tidak peduli dengan penderitaan masyarakat di sekiling Perkebunan?, tanya Nasruddin. 


Bahkan kami dapat kabar para petinggi PTPN sekarang ini masih di Medan termasuk Humas. 


Apa mereka tidak malu, setingkat mahasiswa saja mereka peduli dengan musibah banjir yang sedang terjadi di Aceh, bahkan Bapak Kapolda Aceh ikut turun membantu korban banjir.


Nasruddin berharap kepada seluruh Perusahaan yang beroperasi di Aceh  agar menggarkan dana tanggap darurat bencana, jadi setiap ada bencana tidak ada alasan tak punya dana, kita harus siap menghadapi bencana seperti ini. 


Sementara itu Kasubbag Komunikasi Perusahaan PTPN I Febriansyah yang coba dijumpai di kantornya oleh TamiangNews.com Rabu (5/1/22) sedang berada di Medan sejak menjabat Humas 27 Desember yang lalu beliau belum pernah ada dikantor ungkap salah seorang staf di sekretariat Humas PTPN I. []TN.007





Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.