Aulya Mauizzati Mahasiswa Semester 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

TamiangNews.com -- Istilah inflasi sering di sebut juga dengan peningkatan harga secara terus menerus. Inflasi merupakan suatu permasalahan yang terjadi dalam perekonomian yang dapat menurunkan pendapatan rill masyarakat yang secara berkelanjutan dapat memberikan dampak negatif secara menyeluruh. Tidak hanya berdampak ke pendapatan masyarakat secara umum inflasi juga berdampak pada angka pengganguran yang ada di Indonesia. Hal tersebut menempatkan issue inflasi sebagai indikator penting dalam menjaga stabilitas perekonomian,

Inflasi bukanlah masalah baru di Indonesia karena setiap negara masalah Inflasi akan menjadi isu hangat yang harus di cari jalan keluarnya oleh Pemerintah, bahkan beberapa tahun belakangan ini angka inflasi sangat pesat peningkatannya. 

Angka inflasi yang dari tahun ketahun semakin meningkat harus segera di atasi agar tingkat Inflasi di Indonesia dapat menduduki angka stabil, tingkat inflasi yang rendah atau stabil akan menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi. Laju inflasi yang terkendali juga akan menambah keuntungan pengusaha , pertambahan keuntungan akan menggalakkan investasi di masa datang dan pada akhirnya akan mempercepat pertumbuhan Ekonomi.

Di kutip dari Bank Indonesia pada bulan Januari awal tahun 2021 tingkat inflasi mencapai angka 1.55%, dan pada bulan November 2021 angka inflasi kembali menaik menduduki angka 1.75%. Hal ini merupakan salah satu permasalahan dalam Ekonomi yang sulit untuk di selesaikan oleh pemerintah, apalagi untuk Negara – Negara yang menggunakan sistem ekonomi terbuka seperti Indonesia dimana ekspor impor dapat mempengahui tingkat inflasi di Indonesia.

Jika kita melihat data dari angka inflasi yang dari tahun ketahun terjadi peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwah pertumbuhan ekonomi di negara kita semakin rendah sehingga sangat sulit untuk menemukan solusi yang tepat untuk menangani permasalahan ini.

Hal inilah yang membuat saya tertarik menggangkat tema ini untuk di bahas dan ditelusuri lebih dalam, karena kita semua tahu tidak ada permasalahan yang tidak mempunyai jalan keluarnya, sehingga mendorong saya untuk mengupas lebih dalam apa yang sebenarnya penyebab terjadinya inflasi sehingga menyebabkan inflasi yang berkepanjangan bahkan meningkat dari tahun-ketahunnya tanpa ada solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Dalam tulisan saya ini saya akan mencoba untuk mengurai agar kita dapat mengetahui apa penyebab terjadinya Inflasi, mengapa inflasi sulit untuk di atasi, bagaimana dampak inflasi pada pertumbuhan ekonomi, pendapatan masyarakat serta tingkat penggangguran di Indonesia.

Penyebab terjadinya Inflasi di indonesia

Inflasi di sebabkan karena adanya peningkatan harga secara terus menerus dan meluas. Dengan adanya peningkatan harga yang terus menurus akan mengakibatakan harga barang lain juga ikut meningkat. Di kutip dari beberapa sumber ada beberapa faktor utama yang menyebabkan terjadinya inflasi pada perekonomian indonesia.

Inflasi dorongan biaya (cost pust inflation) yaitu yang sebabkan oleh adanya peningkatan biaya produksi sehingga mengakibatkan produsen menaikkan harga jual produk yang di produksi untuk melindungi margin keuntungan yang di dapatkannya.sumber utama adanya dorongan inflasi dorongan biaya ini disebabkan biaya upah , harga bahan baku dan energi , pajak, dan devaluasi, dan kenaikan biaya produksi ini secara menyeluruh sehingga mengakibatkan terjadinya inflasi. 

Inflasi tarikan permintaan (Demand full Inflation) yaitu di sebabkan dengan adanya peningkatan permintaan atau daya tarik konsumen terhadap suatu barang sehingga menyebabkan banjirnya permintaan terhadap barang tersebut di pasaran sehingga memicu perubahan tingkat harga atau meningkat harga jual dari barang tersebut. Contohnya pada era 1980 – an Indonesia mengalami perkembangan ekonomi yang cukup cepat di sebabkan adanya pemotongan pajak dan berkurangnya suku bunga, dan itu akan mengakibatkan meningkatnya harga properti secara pesat hingga mencapai harga 30%, meningkatnya harga properti itu berimbas pada pengeluaran yang lebih tinggi, sehingga terjadi petingkatan pada angka pinjaman dan angka tabungan mengalami penurunan.

Meningkatnya jumlah uang yang beredar (JUB). Meningkatnya jumlah uang yang beredar di masyarakat akan mengakibatkan jumlah uang lebih banyak di bandingkan persediaan barang yang ada di pasaran. Disaat masyararat cenderung memiliki banyak uang permintaan barang akan meningkat sehingga mengakibatkan harga barang mengalami kenaikan. Peningkatan harga yang tidak wajar dan terus menerus salah satu contoh dari inflasi yang sedang di alami oleh masyarakat Indonesia saat ini. Dengan adanya kenaikan harga barang pokok mengakibatkan banyak dari masyarakat yang mengalami permasalahan ekonomi menjadi kelaparan, maka akan menimbulkan permasalahan baru.

Faktor – faktor diatas merupakan sebagian kecil dari banyaknya faktor yang dapat mempengaruh peningkatan inflasi di indonesia. Faktor – faktor tersebut merupakan faktor yang sering menyadi penyebab meningkatnya angka inflasi dari tahun ke tahun (yoy)

Dampak – Dampak dari Peningkatan Inflasi

Inflasi memiliki banyak dampak negatif di berbagai kalangan masyarakat yang dapat merugikan berbagai pihak akan tetapi bagi sebagian kalangan implasi menjadi dampak positif. Di kutip dari beberapa sumber inilah dampak – dampak yang di rasakan oleh masyarakat.

Aneh memang, bagaimana inflasi memiliki dampak positif di samping banyaknya kerugiam yang di sebabkan oleh inflasi ini. Bagi sebagian pihak inflasi akan menjadi positif baginya mereka contohnya , pengusaha mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena jika saat terjadi inflasi harga dari barang yang di produksinya akan naik dari situ produsen akan terdorong untuk meningkatkan jumlah barang yang di produksinya, dengan meningkatnya jumlah barang yang di produksinya maka akan meningkatkan jumlah penghasilan produsen.

Inflasi tentu memiliki dampak ngetif bagi masyarakat dan di sini saya akan memaparkan bebrapa dampak yang di rasakan masyrakat akibat dari ada nya peningkatan inflasi ini. Kreditur adalah orang yang memberikan pinjaman bagi orang lain para kreditur menjadi salah satu dari sebagian besar orang yang terkena dampak negatifnya karena adanya inflasi nilai uang yang mereka terima akan lebih rendah ketika mereka memberikan pinjaman ke orang lain sebelum terjadinpya inflasi .

Inflasi akan mengakibatkan penyebaran pendapatan negara kita menjadi tidak seimbang atau tidak merata. Dengan adanya ketidak seimbangan pendapatan nasional akan mengakibatkan sebagian dari masyarakat mengalami perekonomian rendah dan perekonomian yang tinggi dan stabil.

Orang – orang yang miliki penghasilann tetap yaitu seperti pegawai swasta, PNS, tentara, polisi, mereka akan mendapatkan dampak buruk yang di sebabkan adanya inflasi karena ketika mereka memiliki pendapatan yang tetap harga – harga bahan pokok di pasaran tetap mengalami kenaikan.

Inilah beberapa dampak – dampak yang di rasakan masyarakat bila terjadinya inflasi dampak inflasi di rasakan oleh perokomian negara maupun perindividu.  

Bagaimana mencegah inflasi ?

Di setiap permasalahan tentu ada jalan keluarnya buka ? begitu juga dengan permasalahan inflasi yang terjadi pada negara kita ini. 

Ada beberapa cara dalam mencegah permasalahan inflasi di indonesia ini diantara nya kebijakan – kebijakan yang dapat di terapkan di negara kita ini .

Kebijakan Moneter ,kebijakan adalah kebijakan yang berfokus ke pada bidang keuangan yang bertujuan menjaga kestabilitas ekonomi dengan beberapa langkah berikut.

Penetapan persediaan kas, Dalam hal ini Bank sentral dapat mengambil keputusan untuk mrngurangi jumlah uang beredar di masyarakat dengan menetapkan persediaan uang yang akan di beredarkan dan uang kas pada bank-bank.

Tidak hanya penetapan persediaan kas, operasi pasar terbuka (OPT) juga dapat di terapkan. Operasi Pasar Terbuka merupakan kebijakan yang di terapkan dengan cara menjual surat – surat penting kepada publik, guna menyerab uang masyarakat dan bentuk upaya menekankan peredaran uang.

Kebijakan fiskal, kebijakan ini merupakan kebijakan pemerintah dalam bentuk mencegah inflasi yaitu dengan cara mengurangi pengeluaran pemerintah dan meningkatkan tarif pajak. Dengan begitu akan terciptanya stabilitas perekonomian negara dan menciptakan pertumbuhan ekonomi negara. 

Disamping kebijakan yang di buat pemerintah untuk mengurangi tingkat inflasi masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengurangi angka inflasi .

Beberapa di antara nya yaitu masyarakat harus tetap tenang walaupun harga barang pokok meningkat di pasaran karena bila masyarakat membeli bahan pokok dalam jumlah tinggi sebelum meningkatnya harga atau sebagai bentuk persedian selama harga meningkat justru itu akan menyebabkan harga barang pokok menjadi lebih tinggi karena permintaan yang sangat besar.

Investasi juga sangat membantu pengurangan angka inflasi dimana Investasi bermanfaat untuk finansial dalam jangka waktu panjang . karena Investasi akan meningkatkan pertumbuhan uang, dengan adanya pertumbuhan uang masyarakat dapat mengalahkan inflasi sehingga daya beli tidak menurun. ***

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.