TamiangNews.com, ACEH TAMIANG -- Provokasi kepada umat Islam kembali terulang. Kali ini dilakukan pada Dinding sebuah masjid dicorat-coret dengan kata-kata kotor. Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (28/7) sekitar pukul 01.19 WIB. 


Aksi tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria yang tidak dikenal di saat situasi masjid dalam keadaan sepi. Hal itu berdasarkan hasil rekaman kamera Closed Circuit Television atau Cctv yang terpasang di beberapa titik pada Masjid. 

Operator CCTV Masjid Al Huda, Mujahid mengatakan, berdasarkan dari rekaman kamera CCTV, pelaku melakukan aksinya sekira pukul 01.19 WIB. Dan pelaku terlihat seorang diri masuk ke masjid.

Dalam video tersebut, terpantau suasana bagian depan Masjid dalam keadaan sepi. Kemudian pelaku terlihat datang dengan berjalan kaki dan langsung membuka pagar setelah itu masuk ke areal Masjid. 

"Pria itu masuk dengan mengenakan baju kaos berwarna putih dan celana panjang berwarna hitam," kata Mujahid, Rabu, (28/7/21). 

Namun, dalam video itu tidak terlihat aksi pelaku sedang mencoret-coret bagian bangunan Masjid ataupun bangunan di sekitarnya. 

Akan tetapi, Mujahid menduga coretan dengan tulisan kata-kata kotor yang terdapat di empat titik tersebut dilakukan oleh pria yang terekam pada kamera cctv. 

Sebab, menurutnya, beberapa jam sebelum dan sesudahnya tidak ada orang lain yang terekam masuk ke Masjid, melainkan pria yang di duga pelakunya itu. 

"Tidak ada orang lain yang terlihat masuk saat itu hingga memasuki waktu shalat subuh, selain pria tidak dikenal itu," katanya. 

Mujahid mengungkapkan, coretan-coretan di lima titik, yakni pada dinding toilet, pintu samping Masjid, tiang di samping bak air untuk berwudhu, dinding di bagian sebelah kiri Masjid, dan spanduk pertama sekali diketahui oleh salah seorang warga setempat yang hendak melaksanakan shalat subuh. 

"Jamaah yang melihatnya tersebut kemudian melaporkan kepada penjaga masjid. Beberapa menit penjaga Masjid menghubungi saya untuk mengecek rekaman cctv dari layar monitor," katanya. 

Setelah mengecek dan memeriksa hasil rekaman cctv dari layar monitor, kata dia, pihaknya pun langsung melaporkan peristiwa itu ke kepala desa setempat dan selanjutnya meneruskan melaporkan itu ke pihak kepolisian Polsek Karang Baru. 

"Sudah kami laporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian, dan polisi juga sudah mengambil bukti-bukti rekaman cctv sebagai alat bukti," ujarnya. 

Selanjutnya, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Karang Baru Polres Aceh Tamiang, AKP Yozana Fazri Siddiq saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp mengatakan, dalam hal ini pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan. 

"Sementara masih dalam proses penyelidikan. Apabila sudah ada laporan perkembangannya, saya kabari," jawab Kapolsek Yozana. [] TN-007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.