Tamiang
News.com | BANDA ACEH
  -- PT Perkebunan Nusantara I dan Polda Aceh menandatangani nota kesepahaman bantuan pengamanan serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di lingkungan atau wilayah kerja perusahaan dalam wilayah hukum kepolisian daerah Aceh, (12/11/20). 


PTPN I dalam hal ini diwakili oleh Denny Ramadhan Nasution, SEVP Operation dan dari pihak Polda Aceh diwakili oleh Kombes Agus Sarjito, Karoops Polda Aceh. Kombes Agus Sarjito dalam keterangannya menyebutkan, pemeliharaan Kamtibmas dan memberi pengayom serta pelayanan hukum terhadap masyarakat. Karenanya, kerjasama itu diharapkan kedepan koordinasi keamanan antara Polda Aceh dengan PTPN I semakin mudah dan lebih baik lagi serta mudah bertukar informasi dalam pengamanan maupun pemeliharaan Kamtibmas dilingkungan wilayah kerja PTPN I. 

"Harapan kita kedepan kerjasama ini mampu memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak serta hal-hal lain yang mungkin bisa ditindak lanjuti bersamaan  guna pelaksana kegiatan dimaksud," ujarnya. 

Selain itu, Agus Sarjito meminta kepada Dirpamobvit agar segera bersama-sama dengan PTPN I selaku perkebunan sawit untuk menyiapkan sarana dan prasarana guna mendukung pengamanan serta pemeliharaan keamanan di lingkungan wilayah PTPN I. 

Sementara, Denny Ramadhan Nasution SEVP yang mewakili direktur mengatakan, hari ini menjadi momen bersejarah bagi PTPN I yang telah melakukan kesepakatan untuk melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama secera resmi dengan Polda Aceh. 

"Sebelumnya kami hanya bekerjasama dengan Polres dan Polsek daerah operasional PTPN I untuk pengamanan aset perusahaan, maka dengan terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman ini, kami berharap kedepan bisa lebih baik sehingga aset yang dimiliki perusahaan lebih kurang 33 ribu hektar bisa terjaga dengan baik sehingga bebas dari pencurian TBS serta bisa berjalan hukum yang lebih baik dan tidak lagi dipergunakan kesempatan oleh oknum pencuri Tandan Buah Segar (TBS)," sebutnya. 

Dikatakannya, kedepan kondisi yang aman dan kondusif dalam rangka mendukung kemampuan dan usaha perusahaan dapat terwujut dengan baik. Terlebih, kata Denny, dengan sosialisasi kebijakan, peningkatan koordinasi, tukar menukar informasi, penyusunan penetapan konfigurasi standar pengamanan dan kualitas kemampuan pelaksanaan keamanan dilingkungan wilayah kerja PTPN I, pembinaan sumber daya manusia dan satuan pengamanan dapat melaksanakan audit sistem pengamanan dilingkungan wilayah kerja PTPN I. 

"Penyelengaraan pengamanan aset perkebunan, pemeliharaan keamanan dan ketertiban yang kami sampaikan ini hendaknya bisa berjalan melalui satu pintu di Polda Aceh," tandasnya.[]TN-007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.