Nama :Putri Pratama
NIM    : 180101054/UIN AR-RANIRY
Dosen : Iping Rahmat Syahputra M.Sc.
Mata Kuliah : Politik Hukum Islam di Indonesia

TamiangNews.com | Secara umum sedekah adalah pemberian seseorang kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah lebih luas dari dari sekedar zakat atau infaq. Karena pada dasarnya sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta, namun, sedekah mencakup segala amal dan perbuatan baik.

Seperti yang sudah dijelaskan pada pengertian di atas, sedekah itu tidak hanya berupa materi atau harta saja, tetapi perbuatan baik dan amal yang kita lakukan juga merupakan sedekah.

Dengan penjelasan di atas jelas bahwa sedekah dapat dilakukan oleh semua orang tanpa memandang status sosial atau kondisi ekonomi. Bahkan dalam saah satu hadist Rasulullah mentebutkan bahwa senyum kepada saudara kita pun merupakan sedekah.

Banyak sekali orang Indonesia yang menganggap bahwa sedekah hanya berorientasi pada harta atau materi. Sedangkan banyak orang tidak sadar bahwa melemparkan senyuman, membantu orang menyebrangi jalan,  serta membantu sesame juga merupakan salah satu bentuk sedekah.

Orientasi sedekah yang diarahkan kepada sedekah harta atau materi umumnya sangat jarang dilakukan oleh orang- orang yang kurang memahami kaidah sedekah. Melihat banyak orang- orang mensedekahkan hartanya membuat orang merasa ngilu dan tak jarang mempunyai pikiran bahwa sedekah bisa mengurangi harta atau membuat kita jatuh miskin. Padahal, banyak sekali manfaat sedekah yang dapat dirasakan oleh orang- orang yang bersedekah. Sehingga banyaknya manfaat yang didapatkan itu dikenallah kata “Sedekah panggkal kaya”.

Semua pasti pernah melihat orang- orang yang sangat sering bersedekah terutama dalam bentuk menyumbangkan harta mereka. Namun, faktanya mereka tidak jatuh miskin atau hartanya berkurang. Bahkan, saat kita mengamati lebih mendalam maka akan kita dapatkan orang tersebut lebih sejahtera dan makmur hidupnya. Lalu mengapa banyak orang yang masih ragu atau takut bersedekah?

Dengan menyisihkan sebagian harta untuk disedekahkan kepada orang yang membutuhkan, sebenarnya mendatangkan manfaat yang luar biasa bagi orang tersebut. Banyaknya manfaat tersebut tentu dirasakan oleh orang- orang yang benar- benar ikhlas dalam bersedekah. 

Sebenarnya jika kita benar- benar beriman, maka kita yakin bahwa sedekah itu perbuatan yang tidak akan mengurangi harta atau membuat kita jatuh miskin. Orang- orang yang sudah beriman tentunya tidak khawatir atau berpikir panjang lagi untuk melakukan sedekah. Karena Allah telah berfirman dalam (QS. Al- Baqarah ayat 245) yang artinya “Allah akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah”. Selain itu, manfaat secara sains yang dapat dirasakan adalah ketenangan pikiran serta kesehatan mental yang luar biasa, serta jika ditinjau lebih dalam banyak sekali manfaat sosial yang dapat kita rasakan.

Sehingga jika kita hanya melihat kulit luar saja, pasti kita akan berpikir bahwa dengan bersedekah harta kita akan kehilangan harta dan jatuh miskin, dengan bersedekah pertolongan maka kita akan kehilangan tenaga, atau jika bersedekah senyuman kepada orang yang lemah kita akan kehilangan reputasi. Padahal banyak sekali manfaat yang kita rasakan dengan bersedekah baik itu bersedekah harta ataupun perbuatan baik. 

Pada dasarnya Allah tidak melarang hambanya untuk bekerja keras agar mendapatkan kekayaan, namun tentu Allah melarang kita menjadi orang yang lalai dengan harta- harta tersebut. Sehingga salah satu cara menghindari kelalaian ialah dengan bersedekah di jalan Allah, kelak banyak manfaat akan kita dapatkan. Serta hal yang paling penting adalah sedekah dapat dilakukan oleh manusia manapun, karena sedekah yang sebenarnya tidak hanya berorientasi pada harta atau materi saja, tetapi perbuatan baik saja juga sudah termasuk salah satu sedekah.[]***

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.