*IGD Ditutup Sementara*
TamiangNews.com | ACEH TAMIANG – Sedikitnya 16 orang dinyatakan positif terpapar Virus Corona berdasarkan hasil swab yang dikirim pihak Balitbangkes Banda Aceh. Ironisnya dari jumlah yang Suspek Covid-19 itu didominasi oleh dokter.

“Iya betul yang kemarin ada delapan, sudah itu tambah delapan lagi tadi malam sudah dikirim hasilnya oleh Provinsi, jadi ada 16 orang yang positif,” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Azis dihubungi Media ini, Kamis (30/7/20).

Untuk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang akan melakukan tes swab massal terhadap seluruh tenaga medis di RSUD Aceh Tamiang. 

Menurut Azis ke 16 tenaga medis yang terpapar corona didominasi dokter dan beberapa perawat. Mereka sebelumnya telah menjalani tes swab bersamaan.

Untuk mencegah RSUD tidak menjadi klaster baru, pihak Gugus Tugas akan melakukan tes swab terhadap seluruh dokter dan tenaga medik di RS tersebut.

“Kemungkinan tidak selesai hari ini kita melakukan swab terhadap 100 orang lagi. IGD sudah ditutup hari ini, sesuai laporan ke Gugus ada delapan dokter IGD positif Covid-19,” terangnya.

Ke 100 tenaga medis yang akan di swab orang-orang telah di trakcking meliputi, staf IGD, petugas di ruang rekam medik, poli anak dan poli gigi semua akan dipanggil masing-masing.

Sementara, pasien di RSUD Atam sebagian akan dialihkan ke RS Langsa karena pihaknya memperhitungkan hasil swab nanti pasti akan bertambah kasus yang positif.

“Karena bisa saja jadi klaster di situ (RSUD), itu makanya ada 100 orang yang kita swab hari ini,” sebutnya.

Dikatakan Kadis Dinkes, delapan tenaga medis RSUD yang terpapar Covid-19 pertama kali yaitu, enam dokter dan dua perawat.

Termasuk delapan orang yang terkonfirmasi positif ke dua masih didominasi oleh dokter. Saat ini seluruh pasien telah diisolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Karena mereka petugas kesehatan, jadi kita lebih gampang memantaunya,” tukasnya.

Data yang diperoleh , delapan tenaga medis RSUD Atam yang dinyatakan positif corona masing-masing, dua dokter spesialis anak, tiga dokter umum, satu dokter spesialis gigi dan dua perawat. Sementara data delapan orang lagi sejauh ini belum diterima.

Sementara itu menanggapi masalah ini, Bupati Aceh Tamiang, H Mursil.M.Kn mengelar rapat mendadak di Pendopo Bupati Kota Kualasimpang, Rabu (29/7) malam bersama Kadinkes Ibnu Azis, Kepala BPBD Syahri, Direktur RSUD T Dedy Syah, perwakilan Kabag Humas dan sejumlah petugas medis RSUD setempat membahas perkembangan situasi Covid-19 di daerah ini menyusul ditemukan belasan tenaga medis yang terpapar corona virus tersebut.

Adapun kesimpulan dalam rapat tersebut salah satunya yaitu Pemkab Aceh Tamiang akan melakukan pemeriksaan uji swab terhadap 100 orang dokter dan perawat di RSUD Aceh Tamiang.

Bedasarkan informasi yang berkembang saat ini Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Aceh Tamiang dialihkan ke tenda darurat didepan Poliklinik RSUD setempat.
Persiapan pasang tenda di Halaman Rumah sakit Tamiang 
Pelayanan RSUD tetap jalan dan di alihkan ke tenda darurat depan poliklinik, yang di alihkan pelayanan IGD-nya ke tenda darurat, sementara ruang IGD dipulihkan dan disemprot  didesinpektan", tambah Ibnu Azis.[]TN-W.007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.