Oleh: Dandi Pratama, mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Dosen Pembimbing: Iping Rahmat Syahputra M. Sc.
Mata Kuliah: politik hukum Islam di Indonesia

TamiangNews.com|Pandemi Corona di Indonesia tidak hanya mengganggu proses  kegiatan belajar mengajar saja yang harus di alihkan belajar di rumah, namun untuk teman-teman yang kelulusan tahun 2020, juga akan terkena imbas dinamakan Angkatan Corona (Covid-19).
Potret kuliah daring dari bumi sadkata. 

Sejumlah perayaan wisuda di tunda oleh Perguruan Tinggi dan sekolah, bahkan sebagian malah di batalkan, yang sudah bertahun-tahun menantikan  memakai toga pamer pendamping wisuda, dan update di dunia maya, harus menanggung kecewa. Apa lagi untuk teman teman yang duduk di SMA dan SMK, karena di sederhanakan proses kelulusanya, lantas, angkatan 2020 kerap kali diremehkan, dan di sebut sebagai angkatan corona atau angkatan virus.

Teman-teman, jangan berkecil hati, dan seharusnya kalian harus memberi selamat pada diri sendiri, dibalik itu semua, banyak hal lain yang seharusnya kalian rayakan. Kalian harus tau ada enam (6) alasan mereka yang lulus di tahun 2020, adalah angkatan emas bagi Indonesia.:
1. Perubahan di mulai dari angkatan 2020: Banyak perubahan sisitem pendidikan di Indonesia di mulai di tahun ini, siswa dan mahasiswa mulai di biasakan belajar secara online, dan tidak ada lagi yang seharusnya kasus-kasus siswa dimarahi dikarnakan sepatu yang berbeda warna atau terlambat masuk kelas dan lain sebagainya, dan untuk siswa sekolah juga sudah ada penyesuaian ujian untuk masuk ke perguruan tinggi.

Lalu penghapusan ujian Nasional, upaya penghapusan UN (Ujian Nasional) sudah di perjuangkan sejak lama, dari aktifis, sampai Menteri Pendidikan, namun angkatan 2020 adalah yang pertama berkesempatan melaluinya, jadi, mereka yang lulus di tahun 2020 adalah mereka yang dipaksa adaptif dengan perubahan.
2. Angkatan 2020 tahan banting.
Sipa bilang angkatan 2020 itu manja, tahun 2020 itu penuh tantangan, di tuntut diam dirumah, banyak rencana yang harus di rancang ulang, di kepung dengan rasa bosan, dan apa lagi kalu  jaringan internet tidak ada, bias boros pulsa demi kowta, lalu tidak ada lagi Al-marhum Gren Fedly dan Didi Kempot, yang bias menghibur ketika kita patih hati, dan mau nongkron juga tidak bias lagi, dan ketika lulus dibilang sama oarng cuman dapat give away dari pemerintah. Padahal mereka yang lulus tahun ini lebih terlatih untuk lebih tegar, setidaknya secar mental dan emosi.

3. Angkatan yang percaya terhadap sains: Covid-19 menjadi momentum bagi kita semua manusia seluruh dunia untuk kembali pada sains, mungkin ini bias menyadarkan kalian bahwa pelajaran biologi, fisika dan kimia yang terkadang membuat kita hampir menangis sangking susahnya itu, ternyata banyak gunanya, masa depan ada di sana, angkatan 2020 kebelakang seharsunya menjadi generasi yang lebih rasional, serta bersandar pada sains dan data, bukan Cuma teori asal. 

4. Angkatan yang semakin sadar kerisisi iklim: Situasi yang ada yang serba baruserba sainstivik membuat anak muda hari ini mempunya pola piker yang lebih berorientasi masadepan, setelah dunia pilih dari wabah, ummat manusia masih punya PR bersama yaitu krisis iklim, ada banyak hal yang bias di jadikan pelajaran bagi generasi yang sekarang untuk menghadapi itu, selain percaya pada sains mereka sadar bahwa batas bangsa dan Negara tidak lagi penting ketika menghadapi musibah bersama. 

5. Ujian sebenarnya itu setelah lulus: Terutama para sarjana kelulusan 2020, ujian sebenarnya adalah mencari kerja, kondisi yang tidak menentu dan banyak nya kasus PHK adalah situasi sulit untuk generasi mendapatkan perkerjaan, namun ini adalah momentum bagi angkatan 2020 untuk menjawab tantangan zaman ini, sekreatif mungkin, seinovativ mungkin, agar bias membuat peluang kerja baru yang justru bias berkontribusi yang bias memulihkan situasi ekonomi kita.

6. Tabah terhadap rindu: Kalau ada kata lain buat angkatan 2020 harusnya angkatan LDR, yang punya kekasih, yang punya gebetan, yang punya pujaan, semua harus terbiasa oleh jarak, setia dengan potongan kursi.

Teman-teman angkatan 2020 tercinta, kalian pasti kecewa tidak bisa Wisuda secara langsung, namun ketahuilah, Wisuda itu adalah Panggung dan Bukan Bukti, tidak bisa hadir wisuda fisik tidak akan mengurangi kualitas mu sebagai seorang cerdikiawan, justru sekarang saatnya pembuktian itu, bukan dengan Toga dan Ijasah, namun upayah dan jerih payah, dan semua itu dimulai dari hari ini, karena 2020 adalah Angkatan Eman Bagi Indonesi.[]***

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.