TamiangNews.com | Aceh Tamiang -- Diperkirakan 25 ton atau 1.250 Karung bawang ilegal asal luar negeri berhasil digagalkan F1QR Lanal Lhoksemawe.
Bot GT 15 yang mengangkut bawang ilegal asal dari luar bersandar di Pos Kamla Kuala Langsa 
Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan TamiangNews.com, Bot GT 15 yang mengangkut bawang ilegal asal dari luar tersebut berhasil di gagalkan di perairan perbatasan Aceh Tamiang dengan Kabupaten Langkat Sumatra Utara.

Ironisnya Saat penangkapan bot GT 15 bermuatan bawang ilegal tersebut tidak ada ditemukan Nakhoda dan ABK." ungkap Lekkol laut M.Dimmi Oumry SE. 
BB Bawang Ilegal asal Malaysia
"berdasarkan laporan intelijen adanya kapal yang diduga melakukan penyelindupan, saat dilakukan pengejaran seluruh ABK melarikan diri menggunakan spead boat kecil dengan meninggalkan kapal yang sedang berjalan dan akhirnya kapal terhenti setelah menabrak hutan bakou," tuturnya. 

Dijelaskan Dimmi, "Setelah itu bot yang bermuatan sekitar 25 ton bawang ilegal itu kita bawa ke Kuala Langsa, untuk dilakukan proses tindak lanjut, yang sebelumnya di melakukan Penyemprotan cairan Disinfektan oleh Gugus Covid-19 guna mengantisipasi penyebarannya sebab bawang tersebit berasal dari luar." ujarnya.
"Alhamdulillah di penghujung Ramadhan ini F1QR Lanal Lhoksemawe berhasil menggagalkan penyeludupan bawang merah ilegal sebanyak 1.250 karung atau sekitar 25 ton." pungkas Dimmi. []TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.