TamiangNews.com | ACEH TAMIANG -- Pengambilan keputusan sepihak oleh Panitia Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Aceh Tamiang pada tanggal 28 Maret 2020 tidak dapat kami terima.
 
Nurul Alam menunjukkan Bukti Rekomendasi dari Panglima Muda II yang dia miliki.
Demikian Press Release disampaikan oleh Juru Bicara Kandidar Calon Ketua DPW – PA Kabupaten Aceh Tamiang Periode 2020 – 2025 melalui Tgk. Ilyas menulis bahwa, menyangkut dengan tidak dikeluarkan izin oleh pihak Kepolisian RI (Polres Aceh Tamiang) tentang Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang, hal ini menjadi dasar bahwa Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang itu tidak pernah terjadi.

Dengan tidak hadirnya Dewan Pengarah (Stearing Comite) DPP  Partai Aceh pada pertemuan pada Sabtu 28 Maret 2020 juga menjadi dasar bahwa Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang tidak pernah ada, sebut Tgk Ilyas kepada sejumlah wartawan saat digelarnya konfrensi pers Senin (30/3).

Tulis relis itu, Panitia Pelaksana (Organising Comite) Muswil DPW PA dinilai berpihak kepada salah satu calon Ketua dengan dasar tidak memberitahukan adanya kekurangan syarat dari Nurul Alam sehingga yang bersangkutan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) secara sepihak.

Sementara Nurul Alam sebagai kandidat calon memenuhi syarat yaitu dengan melampirkan Rekomendasi Panglima Daerah II sudah diberikan kepada Panitia, baik melalui Handcopy maupun via Whatsapp Ketua OC (Helan Yusra).

Panitia Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang bertindak sepihak dengan melegalkan draf  draf yang disusun sebelum tanggal 28 Maret 2020.

Persyaratan yang diwajibkan untuk calon ketua jelas - jelas melanggar AD/RT Partai Aceh itu sendiri, kalaupun ada tambahan persyaratan tentu harus dibicarakan dalam Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang dan menjadi keputusan Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang yang sah.

Selanjutnya Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang itu sendiri tidak pernah terjadi karena pembacaan dan pembahasan draft tatib tidak pernah ada.

Keputusan tgl 28 Maret 2020 dengan memenangkan sepihak calon ketua M. Helmi atau Helmi Ahmad tidak dapat kami terima, sesuai release yang dikeluarkan oleh panitia persiapan Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang bahwa tidak pernah ada pemilihan Ketua pada point 10.

Selanjutnya kami menyerahkan permasalahan ini kepada pihak DPP PA, permohonan kami DPP PA dapat bertindak dengan keputusan yang adil dan tidak merugikan PA itu sendiri.
Sementara Mantan Ketua KPA Wilayah Tamieng, Agus Salim menyatakan hasil Muswil DPW – PA Aceh Tamiang pada tanggal 28 Maret 2020 dinilai sangat tidak demokrasi dan sangat merugikan Partai Aceh sendiri.  

Menurut Agussalim hal tersebut terbukti dengan berpihaknya Ketua OC kepada Sdr. Helmi dengan menggugurkan Nurul Alam sebagai kandidat.

“ Ketua OC jelas – jelas telah mengangkangi AD/RT Partai Aceh, dan keberpihakan ini Ketua OC tidak ada niat untuk membesarkan Partai Aceh melalui demokrasi yang menggabaikan suara dari para Dewan Pimpinan Sagoe (DPS), Partai jadi harus jelas anutannya pada AD/RT partai” tegas Agus Salim sembari berharap pihak DPP PA dapat meninjau kembali hasil Muswil dari rekayasa Ketua OC yang saat ini telah menzalimi kandidat calon kerua Nurul Alam.

Agus Salim menambahkan langkah yang di ambil oleh Ketua DPP PA, Mualem (Muzzakir Manaf) yang telah mengumpulkan para mantan kombatan GAM bansigom Aceh di Banda Aceh, saat ini para Kombatan GAM sudah menyatu kembali.

Namun sangat disayangkan yang terjadi saat ini di Aceh Tamiang, dengan keinginan Ketua OC (sdr. Helan Yusran) telah merusak apa yang telah canangkan oleh Mualem untuk menyatukan para kombatan.
“ Ini jelas hasil Muswil rekayasa Ketua OC merusak semua apa yang telah dibuat oleh Mualem. Saya minta kepada DPP PA akan dapat meninjau kembali hasil Muswil Rekayasa” tegas Agus Salim.

Sementara itu Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian, SIK ditanya TamiangNews melalui pesan Whataaps terkait izin keramaian kegiatan itu Kapolres menjawab, setelah dicek ke intel tidak ada izin, tapi sekedar pemberitahuan kegiatan, izin tidak dikeluarkan karena pemberitahuan bersifat isi absensi dan pulang kerumah masing masung jawabnya. []TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.