TamiangNews.com | ACEH TAMIANG -- Personil Polsek Kejuruan Muda amankan tiga orang warga medan, yang berusaha menerobos razia yang dilakukan oleh Satuan Lalulintas Polres Aceh Tamiang. 
Sumber foto dari Group Facebook Berita Aceh Tamiang
Ketiganya yakni, Syahrizal (29) yang merupakan supir mobil, Idham (59), dan Andi Syahputra (31). Mereka adalah warga Kecamatan Medan Perjuangan, Sumatera Utara. 

Kapolsek Kejuruan Muda Iptu Hendra Sukmana mengatakan, penangkapan ketiga orang warga Sumatera Utara itu berdasarkan informasi yang diberikan anggota Satlantas Polres Aceh Tamiang, Jum'at (17/01). 

"Saat itu, salah satu anggota Satlantas Polres Aceh Tamiang yang sedang bertugas mengatur arus lalu lintas di jalan kota Kuala Simpang pagi itu melihat salah satu mobil jenis APV BK 1887 IP melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan agak mencurigakan", kata Hendra.

"Karena curiga, mobil itu pun diberhentikan oleh salah satu anggota Satlantas untuk dilakukan pemeriksaan", katanya 

Saat akan dilakukan pemeriksaan, Imbuh Kapolsek, tiba-tiba mobil itu menambahkan kecepatan laju mobilnya dan menerobos razia tersebut. 

Mengetahui hal itu, petugas pun mencoba melakukan pengajaran terhadap mobil itu serta melakukan kordinasi kepada Mapolsek Kejuruan Muda untuk melakukan penjagaan dan penghadangan terhadap mobil tersebut. 

"Mendapat informasi itu, langsung saya perintahkan anggota untuk melakukan penghadangan di jalan lintas provinsi tepatnya didepan Mapolsek Kejuruan Muda", katanya 

Benar saja, setelah beberapa saat menunggu, melintas mobil APV dengan ciri ciri yang telah disebutkan. 

"Ketika tepat di jalan itu, tepatnya pada tanjakan depan mapolsek, anggota pun langsung mencoba menghentikan mobil tersebut", katanya. 

Bukannya berhenti, mobil tersebut berusaha memutar balik dan mencoba melarikan diri. Hingga polisi pun harus melepaskan tembakan peringatan ke udara, barulah mobil berhenti. 

Setelah berhasil dihentikan, Anggota Polsek Kejuruan Muda pun langsung menangkap dan mengamankan mobil tersebut yang di kendarai, Syahrizal beserta dua orang temannya.

Selanjutnya, anggota Polsek pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap supir dan kedua temannya serta seluruh barang yang ada didalam mobil itu pun dilakukan periksaan. 

Akan tetapi, Polisi tidak menemukan barang barang yang melanggar hukum, seperti narkoba dan benda benda lainnya. 

Saat diinterogsi, supir mobil yang bernama Syahrizal mengaku dirinya panik dan takut saat melihat ada razia polisi di kota kuala simpang pagi itu, sebab dia tidak memiliki SIM. Kepada polisi Syahrizal juga mengaku jika dirinya sering lari apabila jumpa razia dan berhasil selamat, namun baru kali ini tertangkap. 

"Saat ini mobil sudah diserahkan ke Satlantas Polres Aceh Tamiang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan terhadap ketiganya juga", sebut Kapolsek. []TN-W016

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.