TamiangNews.com | KARANG BARU -- Usaha Ilegal Abdul Manaf sang Preman Kampung Padang Langgis akhir di ultimatum untuk segera menghentikan sementara usaha ternak ayam boiler (potong) yang telah meresahkan warga daerah itu, Jum'at.

Ultimatum tersebut disampaikan surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) pada 16 Januari 2020 dengan nomor surat 503148 tentang ultimatum pemberhentian usaha milik Abdul Manaf yang berada di Dusun Setia J Kampung (Desa, Red) Padang Langgis Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang.

Ketegasan itu disampaikan Kepala DPMTSP, Muhammad Mahyaruddin melalui pesan WA kepada awak media, Jum'at (17/01) mengatakan, berdasarkan data yang  peroleh dilapangan bahwa sampai saat ini, Abdul Manaf masih melakukan kegiatan usaha peternakan ayam broiler, untuk itu harus menghentikan samentara usaha peternakan ayam tersebut sampai dengan diterbitkannya Surat Izin Usaha Peternakan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Aceh Tamiang.

Pada bulan Oktober lalu Instansi terkait sudah lernah meninjau ke lokasi usaha tersebut, meminta kepada pengusaha itu untuk segera mengurus perizinan, namun hingga hari ini pengusaha tidak mengurusnya malah sudah memasukkan lagi bibit ayam boiler.

"Sebelumnya hal itu itu telah disampaikan pada saat tinjauan lapangan yang dilakukan oleh tim tekhnis surat izin usaha usaha peternakan di tanggal 08 oktober 2019," ujarnya.

Ironisnya, warga Kampung yang berada disekitar usaha itu merasa resah dengan keberadaan usaha ternak ayam Boiler itu, pasalnya, dampak yang timbul dari adanya peternakan ayam potong itu menimbulkan bau busuk dan wabah lalat dilingkungan di Dusun Kampung itu. []TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.