TamiangNews.com, KARANG BARU -- Terkait tidak dibayarnya sejumlah paket tender di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Tamiang, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat angkat bicara.


"Pekerjaan yang telah dilelang dan telah selesai dikerjakan oleh pihak rekanan. wajib dan harus segera dibayarkan kepada rekanan," tegas Suprianto Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang kepada Media ini, Kamis 2 Januari 2020.


Suprianto menambahkan, pekerjaan yang telah selesai dikerjakan dan selesai administrasi pengamprahannya itu harus segera dibayarkan kepada rekanan. "Itu hak para rekanan, jadi kewajiban kita ya harus selesaikan yang menjadi hak mereka," sebut Suprianto.


Menurutnya dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil Kuasa BUD untuk dapat memberikan penjelasan tidak dibayarnya sejumlah paket tersebut. "Insyaallah minggu depan kita akan panggil  pihak-pihak terkait tentang tidak dibayarnya sejumlah paket tersebut," ujarnya. 


Sementara data yang dihimpun oleh Media ini menyebutkan proyek yang belum dibayar tersebut ada 14 paket proyek tender di bagian Binamarga pada Dinas PUPR Aceh Tamiang dengan nilai 13 Miliar. [] TN-RED


Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.