TamiangNews.com | MANYAK PAYED -- Pagar SD Negeri Seunebok Cantek Terancam Roboh Kepsek Tidak Respek
 Pagar Sekolah Dasar Negeri Kampung Seuneubok Cantek Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang sangat memprihatinkan, ironisnya kepala sekolah tidak respek untuk mengusulkan memperbaiki akibatnya sejumlah wali murid khawatirkan akan keselamatan anak anak mereka, Selasa (08/01).
Pantau TamiangNews.com saat berkunjung ke sekolah itu bersama sejumlah awak media, terlihat kondisi sekolah sudah sangat kumuh termakan usia, begitupun dengan kondisi pagar sekolah sudah banyak yang roboh dan sebahagian dipagar dengan pelepah dahan sawit.

Kondisi ini membuat kekhawatiran para wali murid akan keselamatan anak anak mereka yang sekolah di tempat itu mereka khawatir pagar tersebut dapat saja roboh dan menimpa anak mereka, terkesan sekolah tidak peduli untuk memperbaikinya.

Kerusakan pagar sekolah tersebut telah berlangsung sejak lama, terlihat di bagian sisi kiri dan belakang bangunan sekolah itu rusak parah, kata warga sekitar sekolah.
Sementara itu salah seorang guru sekolah itu Daud ditanya TamiangNews mengakui, kondisi pagar seperti itu, membuat khawatir para guru disini", karena para pelajar kerap bermain dipinggir pagar yang posisinya hampir rubuh.

"Kami khawatir ketika mereka bermain disana, pagar itu ambruk dan menimpa mereka.

"Tidak dapat dibayangkan, jika pagar itu rubuh dan menimpa mereka".

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami juga harus lebih ekstra dalam mengawasi anak didik saat waktunya istirahat", ujarnya lagi.
Kepala Sekolah SD Negeri Seunebok Catek Rusli yang coba di konfirmasi melalui telepon selularnya tidak mau memberikan keterangan apapun, justru terkesan menaruh curiga kepada awak media yang menanakan tentang keberadaannya.  

Ketua Komite SD Negeri Seuneubok Cantek, M. Nasir ditanya awak media melalui telepon selular mengatakan, kondisi pagar itu sudah terjadi sebelum ianya menjabat sebagai Komite Sekolah.

Di setiap sekolah di haruskan untuk memiliki pekarangan yang bersih dan indah oleh pemerintah.

" jika pagarnya saja tidak ada, Bagaimana sekolah bisa indah dan nyaman, ujarnya.

Diakuinya sebelum kepala sekolah dijabat oleh Rusli pihak sekolah telah beberapa kali mengusulkan agar dapat membantu pembangunan pagar sekolah melalui pihak terkait, namun belum mendapatkan respon.

"Menurut informasi, di 2020 ini akan mendapatkan bantuan pagar dari dinas terkait, ujarnya.

Tidak hanya kepada dinas terkait, Nasir juga sangat berharap dukungan dari anggota legeslatif Aceh Tamiang.
"Setidaknya mereka punya dana aspirasi, dan bisa disalurkan kepada sekolah ini untuk pembangunan pagar sekolah dan lainya, harap Komite.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.