TamiangNews.com, CALANG -- Amuk massa terjadi di kawasan Desa Gle Putoh, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Kamis dini hari (2/1/2020), yang menyebabkan satu unit rumah dibakar. Rumah tersebut diketahui milik Zainal (54), yang tercatat sebagai warga Sigli, Kabupaten Pidie.

Foto : Ilustrasi
Informasi yang diperoleh dari Serambi, pembakaran rumah tersebut terjadi saat sejumlah warga mendatangi rumah Zainal dengan maksud ingin mengusirnya dari desa tersebut. Pengusiran itu dilakukan karena Zainal tidak pernah melapor selama delapa bulan tinggal di desa tersebut.

Selain itu, warga juga menduga Zainal telah melakukan penipuan dengan berkedok pengobatan. “Dia juga mengaku bisa mengambil emas dari alam gaib, jadi warga merasa resah dengan hal itu,” kata warga setempat.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto, melalui Kapolsek Jaya Ipda Heydi, juga membenarkan adanya aksi pembakaran rumah yang dilakukan sekelompok massa dari Desa Gle Putoh. “Iya benar, kini Zainal sudah kita amankan ke Mapolsek untuk pemeriksaan,” ujar Heydi.

Pihaknya mengaku masih melakukan penyeledikan terkait motif dan penyebab aksi massa tersebut. “Untuk penyebabnya masih sedang kita selidiki, hingga saat ini kita belum tahu penyebabnya,” ujarnya.

Serambi lantas berupaya menghubungi Keuchik Desa Gle Putoh, Firmansyah. Namun karena dia mengaku sedang berada di perjalanan, Firmansyah meminta waktu agar menjawab nanti. Namun hingga tadi malam, keterangan dari keuchik belum berhasil diperoleh, sehingga Serambi menghubungi Camat Jaya, Asrizal.

Camat Asrizal mengaku tidak mengetahui pasti kronologis kejadian hingga berakhir dengan pembakaran rumah. Informasi sepintas yang ia peroleh, pembakaran rumah itu bermula dari aksi massa yang ingin mengusir Zainal karena diduga kuat melakukan aksi penipuan.

"Karena melakukan penipuan makanya diusir masyarakat. Selain itu dia juga sudah pernah diingatkan namun ya tidak ada respon yang baik," ujarnya.

Informasi itu diperoleh Asrizal berdasarkan keterangan Keuchik Desa Gle Putoh. "Itu sesuai dengan keterangan dari keuchik, karena saat kejadian keuchik juga tidak ada di tempat, sedang berada di luar daerah untuk mengobati ibunya," imbuh Camat Jaya.

Kasus itu ia katakan sedang ditangani oleh pihak kepolisian. Sementara Zainal ia katakan sudah tidak bisa lagi kembali ke desa karena sudah diusir oleh warga desa tersebut. [] SERAMBI

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.