TamiangNews.com, ACEH TAMIANG -- Dua hari tidak pulang kerumah, Sudinah (80) warga Harum Sari Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang ditemukan tidak bernyawa di kebun Karet milik Sumardi di Kampung Blang Kandis Kecamatan Bandar Pusaka, Jum’at (24/1).


Foto : Sudinah ditemukan tidak bernyawa di kebun Karet milik Sumardi di Kampung Blang Kandis Kecamatan Bandar Pusaka, Jum’at (24/1)
Informasi yang diterima dari anak korban Gimin (50) warga Kampung Blang Kandis Kecamatan Bandar Pusaka menyebutkan bahwa orang tuanya Sudinah sudah dua hari tidak pulang kerumah, keluar alasan akan mengunjungi anaknya yang tinggal di Kampung Harum Sari, tetapi setelah dilakukan pengecekan ibunya tidak ada di Harum Sari.

Selanjutnya warga melaporkan kepada Babinsa dan Babinkamtibmas untuk berusaha melakukan pencarian.

Barulah pada hari ini Jum’at dini hari (24/1), diketahui ditemukan oleh warga di kebun Karet milik Sumardi di Kampung Blang Kandis sudah tidak bernyawa dalam posisi terbaring dan sudah mulai mengeluarkan bau busuk.

Informasi yang diterima TamiangNews.com yang menemukan manyat Sudinah adalah Wibowo (34) dan M. Nurkasim (46) dalam keadaan terbaring dan sudah meninggal dunia di kebun karet milik pak Sumadi tepatnya di belakang rumah warga Nino warga Dusun Kampung Bukit Karim, Kampung Blang Kandis Bandar Pusaka.

Selanjutnya mayat dievakuasi warga dibawa menuju rumah anaknya di Dusun Blang Kandis kemudian dilakukan identifikasi oleh tim kesehatan dari Puskesmas Bandar Pusaka didampingi pihak Polres Aceh Tamiang, sekitar pukul 11.30 WIB hari yang sama, mayat Almarhumah Sudinah sudah dikebumikan di Pemakaman Umum Dusun Blangkandis Kecamatan Bandar Pusak Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut keterangan pihak keluarga, Almarhumah mempunyai kebiasaan sering pergi ke kebun untuk mencari daun pakis untuk di masak, selain kondisi umur almarhumah sudah tua menurut keterangan pihak keluarga bahwa Almarhumah juga mempunyai riwayat penyakit jantung dan tekanan darah tinggi dan pihak keluarga juga menolak tim Medis untuk melakukan Otopsi, dan saat ini kasus tersebut ditangani pihak Polsek Tamiang Hulu. [] TN-W007


x

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.