TamiangNews.com | KARANG BARU --Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang masa jabatan 2019-2024 melakukan kegiatan reses masa persidangan II Tahun 2019-2020 selama seminggu dimulai tanggal 13 s/d 20 Januari 2020 di Kecamatan Daerah Pemilihan (Dapil) se-Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (20/1).
Masa reses merupakan kegiatan di mana para anggota dewan bekerja di luar gedung DPRK, menjumpai konstituen di dapil masing-masing. Adapun tujuan reses ini guna menyerap dan menjaring aspirasi masyarakat agar menciptakan pembangunan yang berkeadilan, berdaya saing dan inovatif.
Semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dicatat dan dilakukan rekapitulasi dalam laporan hasil reses, serta akan disampaikan kepada pemerintah daerah dalam sidang paripurna DPRK Kabupaten Aceh Tamiang. Hasil reses ini sebagai usulan dan masukan dalam RAPBK perubahan tahun anggaran 2020 dan RAPBK tahun anggaran 2021 mendatang.
Wakil Ketua DPRK Kabupaten Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran serta antusiasme masyarakat pada pelaksanaan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2019-2020.
“Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRK yang dilakukan tiga kali setahun, anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu konstituen, menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan,” kata Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, SH.
Dia menjabarkan, dari suara-suara masyarakat yang berhasil dihimpun melalui reses tersebut, kemudian akan direkap dan dibuat laporannya, diteruskan pada pimpinan di Dewan.
“Selanjutnya kita akan teruskan ke Eksekutif, yang kemudian meneruskan pada OPD terkait,” ujar Fadlon, diantara usulan tersebut diantara nanti kita akan mengguna dana aspirasi saya, ujarnya.
Masa kegiatan resesnya di Kecamatan Karang Baru, Fadlon menyatakan kegiatan reses sangat penting dan sayang sekali jika tidak dimanfaatkan.
Dalam kegiatan reses tersebut, terlihat antusiasme masyarakat dan tetap dukungan bagi anggota Dewan yang sudah mereka beri kepercayaan.
Berbagai isu seperti Pembebasan Lahan HGU PTPN I, Sheet pile beton pengaman tebing sungai Pengadaan AC untuk Masjid Nurul Iman II, pengadaan Traktor harus melalui Kelompok Tani, ada wacana pembelian lahan sawah dan pembangunan rehab rumah masyarakat, pengaspalan jalan. 
Pemberdayaan ekonomi masyarakat, tidak boleh dibantu dalam bentuk uang tapi hanya dalam bentuk barang.
Diantara usulan warganjuga meminta Gerobak Jualan dan Gerobak Sampah juga usulan dari Mahasiswa KKN mengusulkan adanya taman obat obatan keluarga, hal ini akan dimasukan ke dalam usulan prioritas di kampung ini.
“Mendengarkan keluh-kesah, aspirasi warga, itu memang tugas anggota Dewan. Dalam kegiatan ini kita fokus mendengarkan untuk kemudian disalurkan. Bukan sekedar mengadakan pertemuan tanpa hasil membangun di masa depan,” lanjut Fadlon.
Hadir dalam kunjungan Reses Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang ini dihadiri oleh Datok Penghulu Kampung Tanjung Seumantoh, Amirul Mukminin, Iman Kampung Abdul Latif, Ketua MDSK, LKMK, Kepala Dusun, para Mahasiswa KKN, serta warga Masyarakat. []TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.