TamiangNews.com | ACEH TAMIANG -- Adanya dugaan tenaga PDPK Siluman di sejumlah SKPK Aceh Tamiang kini mulai terkuak, hal itu berawal dari hasil inspeksi mendadak Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat ke beberapa dinas kemarin,  ditemukan bukti adanya tenaga titipan dari orang berpengaruh di daerah ini.
Ilustrasi
Seperti pemberitaan sebelumnya:  Dugaan Adanya Penambahan Tenaga PDPK Misterius DPRK Aceh Tamiang Lakukan Sidak. 

Tim TamiangNews.com melakukan penelusuran lebih lanjut dengan melakukan klarifikasi terkait rumor tersebut coba menghubungi Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang Irwasyah.SP, tapi tidak berhasil dihubungi, namun wakil ketua Komisi itu, Maulizar Zikri yang ditanya awak media menjelaskan bahwa Sidak yang dilakukan itu tidak lain hanya untuk mendata dan menyamakan daftar nama - nama Pegawai Daerah Perjanjian Kerja (PDPK) yang ada, Selasa (24/12).

Adapun dinas yang dilakukan Sidak tersebut adalah, BKPSDM, Disdukcapil, dan Dinas Pertanian Perkebunan dan Perternakan, serta Sekretariat DPRK setempat juga dilakukan inspeksi mendadak itu. 

"Kita mau menepis isu isu yang berkembang, bahwa banyak PDPK siluman di sejumlah Dinas di Aceh Tamiang, dari empat SKPK yang dilakukan Sidak, dua diantaranya ada ditemukan tenaga PDPK Siluman", sebut Dek Dan, sapaan akrab Maulizar Zikri.

"Sidak yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari informasi dari masyarakat yang kami terima".

Dari hasi sidak tersebut, Dewan menemukan data yang tidak sesuai dengan jumlah PDPK yang telah diserahkan ke Komisi I. 

" Data yang ada pada kami berbeda jumlahnya dengan nama yang ada dalam absen daftar hadir, di BKPSDM data yang diberi ke Komisi I berjumlah 24 nama, namun setelah kita sidak ada 28 nama ", sebut Dekdan.

Begitupun dengan Dinas Pertanian Perkebunan dan Perternakan, data  siluman juga ditemukan disana, data yang kita terima berjumlah 81 orang, namun setelah kita sidak terdapat 87 orang". 

Masyarakat mengetahui tentang adanya Surat Edaran dari BKPSDM  tahun 2018 lalu, bahwa tidak ada pengangkatan PDPK baru, tapi mengapa ada penambahan tenaga PDPK, tanya Dek Dan.

" Kecurangan kecurangan seperti ini yang ingin kita hilangkan, harusnya yang telah mengabdi puluhan tahun itu yang harus diprioritaskan jangan karena ada unsur orang dalam merekalah yang di proritaskan". 

Hasil temuan sidak ini, akan kita berikan kembali ke dinas terkait agar segera diproses atau segera ditindak lanjuti. 

" Kita akan jalankan prosedur yang transparan, dan akan memperjuangkan tenaga bakti yang sudah lama mengabdi ", kata Dekdan bersemangat.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.