Buku ini menceritakan secara faktual pendidikan Islam di Indonesia yang mengalami perubahan dan perbaikan di tengah keterpurukan segala dimensi, sosial-politik dan ekonomi. Walaupun demikian, perkembangan pendidikan Islam masih mengalami berbagai kendala.  

Foto : Iis Narahmalia (Mahasiswi PG MI STAINU Temanggung)
Perbaikan mutu pendidikan yang bersifat tambal sulam, belum mempunyai kerangka filosofi keilmuan yang menyatu. Kendala ini dibuktikan dengan adanya animo masyarkat yag terbelah dalam dua kubu, yakni lulusan sekolah agama dan non agama atau dengan istilah lain sekolah dunia dan sekolah akhirat.

Dalam Perspektif filsafat mengenai pandangan pendidikan Islam yang ada di Indonesia ini bahwa pendidikan memberikan keyakinan baru akan pentingnya transformasi sebagai bentuk kesadaran seseorang atas teori normatif pendidikan.Karena secara filosofis, dalam pandangan yang sama tapi dalam bahasa yang berbeda, bahwa pendidikan agama yang dikembangakan masih berkutat pada dataran normativitas teks agama yang kurang memperhatikan aspek historisitas kekinian teks.

Tema sentral yang dibahas dalam buku ini, mengenai filsafat pendidikan adalah pemahaman hubungan antara Tuhan, Mausia, dan Alam. Startnya dalah tuhan dan berakhir pula utuk atau pada Tuhan. Manusia merupakan aktor penerima atau pengelola ciptaan Tuhan, sedangkan alam sebagai sarana manusia berbuat untuk menuju kembali ke Tuhan. Oleh karenanya diperlukan pemahaman komplit antara ketiganya. Pendidiak seharusnya menjadi sarana manusia untuk mengasah kemampuan yang dimilikinya. 

Manusia harus mampu mentransformasikan diriya dalam konteks ketuhanan dan ciptaan-Nya.Akan tetapi, realitasnya justru terjadi paradok dalam diri manusia. Disebut demikian, karena justru lembaga pendidikan tidak mampu menjembatani antara kepentingan ketuhanan dan alam ciptaan-Nya 

Melalui buku ini pembaca dapat mengetahui analisis dasar pengembangan lembaga pendiikan yang menjadi pertimbangan dalam mempersiapkan dan mengkonsep lembaga pendidikan sebagai tawaran solusi. Konsep lembaga pendidikan sangat penting menjadi analisis utama sebagai platform pelaksanaan proses belajar mengajar. 

Denagn platform yang baik dipastikan akan menjadi landasan pelaksanaan pendidikan secara menyeluruh. Jika Platformnya tidak jelas maka sudah dipastikan arah pelaksanaan pendidikan tidak akan jelas dan bahkan sering kali tambal sulam. 

Atas dasra pemikiran ini, maka bagi pelaksanaan pendidakan perlu mencermati komponen-komponen lembaga pendidikan sebagai landasan pengembangan pelaksanaan pendidikan.Pertama, identitas pelanggan pendidika. 

Kedua, Identitas lingkungan pndidikan. Keempat, kemampuan utuk merubah budaya.Ketiga, pembentukan organisasai pendidikan yang efektif. Kelima, menjaga hubungan baik dengan pelanggan pendidikan. Keenam, membentuk sistem jaminan mutu lembaga pendidikan.

Kekurangan dan Kritik

Buku ini menggunakan bahasa filsafat yang sedikit sulit untuk dipahami, terkait pembelian buku ini cukup sulit untuk didapatkan, jika ingin mencari buku ini bisa membuka situs instagram atau situs penyedia jasa penjual buku ini.

Kelebihan dan Pujian

Meski dengan penggunakan bahasa filsafat yang terlalu tinggi namun, peyampaian terkait materi pendidikan Islam ini berlingkup luas, disamping itu disajikan juga proses serta contoh tahapan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dalam kelembagaan, yang mampu memberiakan sedikit acuan bagi pembaca khususnya teknisi pendidik dalam melangsungkan kegiatan pengajaran. Di samping itu, buku ini menggunakan kertas yang cukup baguslah dimana tidak membuat mata ini sakit ketika membacanya dengan harga buku yang bisa dijangkau.

Pengirim : 
Iis Narahmalia 
Mahasiswi PG MI STAINU Temanggung
Email : iisnarahmalia05@gmail.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.