Ingatan atau memori adalah sebuah fungsi dari kognisi yang melibatkan otak dalam pengambilan informasi. Ingatan banyak dipelajari dalam psikologi kognitif dan ilmu saraf. Dengan adanya kemampuan untuk mengingat pada manusia ini berarti ada suatu indikasi bahwa manusia mampu untuk menyimpan dan menimbulkan kembali dari suatu yang pernah dialami. Namun tidak berarti bahwa semua yang pernah di alami itu akan tinggal seluruhnya dalam ingatan atau memori, oleh karena itu ingatan merupakan kemampuan yang terbatas.

Foto : Ilustrasi
Ingatan atau memori terbagi 3, yaitu Sensory Memory adalah suatu siste memori yang di rancang untuk menyimpan informasi yang di terima dari sel sel reseptor dalam waktu yang amat pendek, selanjutnya STM atau ingatan jangka pendek merupakan proses penyimpanan informasi yang bersifat sementara, informasi yang terdapat pada STM ini adalah memori yang terpilih dari memori sensori, yang trakhir yaitu LTM atau ingatan jangka panjang adalah penyimpanan informasi yang bisa di bilang bersifat tahan lama di banding memori jangka pendek, memori jangka panjang disebut juga sebagai “gudang” atau penyimpanan informasi yang kapasitasnya sangat besar.

Kelupaan ini adalah suatu kejadian yang tidak dapat ditimbulkannya kembali suatu informasi informasi yang telah di terima dan disimpannya. Seseorang dapat lupa akan suatu informasi yang pernah diterimanya karena beberapa hal berikut ini.

1.Displacement, yaitu suatu informasi yang pernah di dapat menghilang dari memori jangka pendek karena masuknya tambahan informasi-informasi baru  yang terlalu banyak pada ingatan jangka pendek.

Hubungan antara internet atau kesibukan dalam dunia maya dapat berdampak pada ingatan atau memori otak. Karena banyaknya masuk tambahan informasi‐informasi baru yang terlalu banyak ke dalam sistem memori jangka pendek. Sehingga terjadi penimbunan informasi informasi dari ingatan jangka pendek yang hilang karena adanya informasi yang baru masuk ke dalam otak. Menurut Baddeley (1976), kelupaan yang terjadi di memori jangka pendek berhubungan erat dengan faktor penyimpanan dan pemunculan kembali informasi.

2. Interferensi (interference), yaitu terganggunya proses pemunculan kembali informasi yang telah ada, yang disimpan pada sistem memori jangka pendek maupun memori jangka panjang, karena dua macam sebab yaitu: (1) interferensi retroaktif, dimana informasi baru yang masuk mengganggu proses pemunculan kembali informasi yang telah ada, dan (2) interferensi proaktif, dimana informasi lama yang telah ada mengganggu proses pemunculan kembali informasi yang baru masuk (Feldman, 1999).

Keadaan lain yang mungkin terjadi adalah bahwa seseorang dapat memunculkan kembali beberapa informasi yang pernah diterimanya di bawah kondisi‐kondisi khusus tertentu, misalnya dengan cara hipnotis maupun stimulasi listrik secara langsung pada daerah‐daerah tertentu di otak (Goodale & Goldberg, 1978).  

Ketika seseorang menggunakan internet secara berlebihan maka kadang kadang ia akan melupakan atau tidak ingat akan suatu informasi yang diperolehnya secara keseluruhan, tetapi hanya ingat sebagian informasi saja dari informasi tersebut. Ada suatu kondisi yang di kenal dengan distorsi. Dalam hal ini proses pemunculan kembali tidak sempurna, dan memerlukan suatu isyarat atau petunjuk (cue) untuk memperoleh kembali informasi tersebut secara lengkap.

Dampa internet antara lainnya yatu Internet dapat menjadi salah satu sarana remaja memperoleh informasi serta jawaban-jawaban dari masalah yang dihadapi. Internet dapat memperluas wawasan berpikir remaja. Akan tetapi, apabila seorang remaja kecanduan internet, ia menjadi terikat pada internet. Internet lalu dijadikan satu-satunya sumber kebenaran. Seorang remaja tidak lagi mampu membedakan hal-hal mana yang nyata dan hal-hal mana yang maya. Baginya yang maya juga nyata. Remaja menjadi kehilangan pola pikirnya sendiri. Pola pikirnya sangat dipengaruhi pola pikir yang ada dalam internet. [] 

Pengirim : 
Olim Zul Ilmil Haq
Mahasiswa prodi psikologi islam fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negri Padang
Email : Olimzulilmilhaq12@gmail.com


Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.