Sebelum kita mengetahui kenapa orang cerdas itu tidak mudah untuk jatuh cinta maka terlebih dahulu kita harus mengetahui apa arti dari kecerdasan itu sendiri. Dan apa-apa saja faktor yang mempengaruhi kecerdasan seseorang.

Foto : Ilustrasi
Kecerdasan berasal dari kata cerdas yang berarti pintar dan cerdik, cepat tanggap dalam menghadapi masalah dan cepat mengerti jika mendengarkan keterangan. Kecerdasan adalah kesempurnaan perkembangan akal budi. Kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah yang dihadapi, dalam hal ini adalah masalah yang menentukan kemampuan fisik.

Menurut Wikipedia, kecerdasan Emosional adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain disikitarnya. Apa-apa saja sih faktor yang mempengaruhi kecerdasan?

  • Faktor bawaan atau biologis, dimana faktor ini ditentukan oleh sifat yang dibawa sejak lahir.
  • Faktor pembentukan atau lingkungan, dimana pembentukan adalah segala keadaan diluar diri seseorang yang mempengaruhi perkembangan intelegensi.
  • Faktor kebebasan, dimana manusia dapat memilih metode tertentu dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Disamping kebebasan memilih metode, juga bebas dalam memilih masalah yang sesuai kebutuhan manusia.

Kecerdasan Intelektual adalah suatu kecerdasan yang digunakan untuk berfikir logis-rasional, yaitu cara berfikir linier yang meliputi kemampuan berhitung, menganalisa sampai mengevaluasi dan seterusnya. Kecerdasan Intelektual juga lazim disebut sebagai intelegensi yang merupakan kemampuan kognitif yang dimiliki seseorang untuk menyesuaikan diri secara efektif pada lingkungan yang kompleks dan selalu berubah serta dipengaruhi oleh faktor genetik.

Sedangkan pengertian Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Nah, jadi kenapa sih orang-orang cerdas itu tidak mudah untuk jatuh cinta? Menurut pengalaman yang saya rasakan  bahwasannya orang-orang cerdas itu cenderung berfikir rinci mengenai segala sesuatu, masalah kecil maupun besar, nah itulah yang mempengaruhi pemikiran mereka mengenai pasangan. 

Mereka cenderung berfikir terlalu rinci atau berlebihan mengenai pasangan, selanjutnya orang cerdas itu memiliki tipe yang tinggi kriteria nya cenderung tinggi, suka memilih dan orang cerdas biasanya memilih pasangan yang sama standar kecerdasan dengan dirinya, dan orang cerdas selalu mempertimbangkan untuk bergaul dengan orang tidak memenuhi standar dengan dia, biasanya orang cerdas selalu memikirkan sesuatu sebelum bertindak, mereka melihat kepada fakta dan kebenarannya juga, menyeleksi fakta dan kebenaran yang ada disekitar mereka, sama seperti pembahasan sebelumnya yang mengatakan orang cerdas itu berfikir rinci sebelum memutuskan sesuatu, dia melakukan sesuatu apabila hal itu penting menurutnya, dia tidak suka terhadap hal yang sia-sia karena menurutnya hal itu hanya membuang waktunya saja, seperti basa-basi. 

Basa-basi adalah hal yang sangat jarang dilakukan oleh orang cerdas kerena menurutnya basa-basi itu tidak penting dan dapat membuang waktunya, selanjutnya orang cerdas itu bersifat tidak mau kalah, ini mempengaruhi pembahasan kita sebelumnya yang mengatakan orang cerdas itu selalu memikirkan sesuatu sebelum bertindak, karna dia lebih melihat fakta dan kebenaranya dulu, makanya ketika dia berbicara sesuatu yang benar, apabila dibantah dia tidak suka, karena dia sudah tahu yang dia katakan itu benar, dan dia mempertahankan pendapatnya. Jadi orang cerdas itu kebanyakan bersikap egois oleh sebab itu mereka sangat sulit untuk jatuh cinta dan mencintai. 

Orang cerdas itu memiliki planning dan tujuan hidup yang jelas dan mereka itu akan berusaha dalam mewujudkan setiap planning yang mereka buat dalam mencapai tujuan hidupnya. Banyak orang beranggapan bahwasanya orang cerdas itu tidak punya teman karena mereka lebih selektif dalam memilih teman. Orang cerdas biasanya tidak merasa puas dengan kehidupan mereka ketika mereka terlalu aktif bersosialisasi. 

Mereka tidak merasa bahagia ketika mereka terlalu banyak melakukan hal yang sia-sia seperti berpesta. Oleh karena itu orang-orang cerdas hanya memiliki lingkar pertemanan yang sempit.
Cara kerja otak orang yang cerdas berbeda dengan yang lain, dan cara mereka berkomuniksi dengan orang lain juga akan memiliki perbedaan sehingga hanya orang-orang tertentu yang mau berteman dengan mereka. 

Ya, memang susah menjadi orang cerdas banyak orang yang menilai seenaknya dengan anggapan bahwa mereka hanya hidup didunia mereka sendiri dan tidak mau bersosialisasi.
Nah, bagi orang-orang dengan kecerdasan diatas rata-rata, aktivitas sosial rasanya adalah kegiatan yang jahat dan memaksa, banyak mereka yang selalu menyendiri sehingga hanya beberapa orang saja yang mau menerima mereka. []

Pengirim : 
Aditya Farrel Ramdhan
Mahasiswa semester 3 UIN Imam Bonjol Padang
Email : adityafarel1999@gmail.com


Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.