TamiangNews.com | ACEH TAMIANG -- Bias Positif  menghadapi era digital revolusi industri 4.0, mulai dirasakan manfaatnya dalam proses belajar mengajar sehingga diharapkan dapat memperoleh hasil yang maksimal saat pelaksanaan ujian semester maupun kenaikan kelas.
Memang penggunaan android terkesan sesuatu yang tidak biasa terlihat dari tahun sebelumnya apalagi pada pelaksanaan ujian semester, namun kali ini pelaksanaan ujian di seluruh Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kabupaten Aceh Tamiang menggunakan alat digital tersebut.

Terlihat tidak ada kertas soal dan lembar jawaban serta alat tulis yang terlihat di atas meja mereka, masing-masing mereka hanya terlihat memegang Android.

Hal itu sesuai penerapan dari  Kementerian Agama dimana pada  tahun ini Madrasah Ibtidaiyah telah resmi menerapkan ujian berbasis Android bagi siswa. 

Trobosan ini dilakukan dalam upaya mempersiapkan sejak dini kepada generasi dalam menghadapi era digital revolusi industri 4.0. 

Maka dari itu, penggunaan teknologi digital saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan manusia yang tidak dapat dipisahkan. 
Pengawas Madrasah kantor Kementerian Agama Aceh Tamiang, Ibrahim mengatakan bahwa ujian semester berbasis Android untuk seluruh siswa Madrasah Ibtidaiyah ini adalah pertama kali dilaksanakan. 

"ini merupakan trobosan besar Kementerian Agama dalam dunia pendidikan, dan telah menjadi program wajib yang harus dilaksanakan oleh seluruh madrasah Ibtidaiyah", katanya. Selasa (03/12).

Menurutnya, penerapan ujian berbasis Android sejak dini kepada siswa MI adalah salah satu upaya pemerintah, khususnya kementerian Agama agar siswa Madrasah tidak menjadi orang yang buta akan teknologi digital kedepannya. 

Sementara itu, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Aceh Tamiang, Rodiah Rawi mengungkapkan, meskipun ini merupakan tahun pertama bagi siswa MI melaksanakan ujian semester berbasis Android, tidak ada terpancar raut wajah siswa yang terlihat takut ataupun kesulitan selama melaksanakan ujian. 

"Terbukti di hari pertama ujian ini, siswa kami tidak merasakan kesulitan sama sekali, bahkan selama ujian mereka terlihat nyaman dan tertib dan tidak ada lagi terlihat siswa yang nyontek ketika ujian", katanya 

Selain itu, kata Radiah, dengan dilaksanakan ujian berbasis Android ini sekaligus membiasakan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) nantinya.

Dari sisi yang lain, ujian berbasis Android ini secara finansial sangat membantu madrasah dari segi pengeluaran anggaran, dibandingkan ujian dengan menggunakan kertas. 

Walaupun demikian, persiapan dan kesiapan Madrasah selama pelaksanaan tersebut merupakan salah satu faktor yang diperhatikan, seperti jaringan internet dan listrik 

"Karena ujian ini berbasis jaringan, Madrasah juga wajib memastikan jaringan internet dan listrik aman selama ujian", tukasnya.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.