TamiangNews.com | ACEH TAMIANG -- Setelah sempat viral terkait pemberitaan berjudul Jika Tidak Jalan Diperbaiki Warga Simpang Lhee Ancam Pisah dengan Aceh Tamiang, mendapat respon positif dari Anggota DPRK Aceh Tamiang, Dapil II, Maulizar Zikri, dan Camat Kecamatan Manyak Payed, Mukhtar Hadi SSTP. 
Saat ditemui awak media, di D'Hasan Coffe Selasa (17/12), Maulizar Zikri, mengatakan apa yang mrnjadi permintaan warga Simpang Lhee tersebut adalah hal yang wajar. 

menurutnya, jalan tersebut memang menjadi akses utama masyarakat, baik sebagai jalan produksi maupun akses menuju pusat Kecamatan.

"Kita coba menyikapi keluhan warga, namun ada tahapan dan proses yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kampung Simpang Lhee," sebut Dek Dan sapaan akrab Maulizar Zikri.

Lebih jauh, Dek Dan menyebut, untuk tahun 2020, tidak ada kegiatan pengaspalan untuk Kampung Simpang Lhee dalam APBK. 

"Karena kebetulan saya di Banggar, makanya saya tau kalau tidak ada pengaspalan di Manyak Payed, namun kita upayakan di 2021, jadi kuta harap masyarakat disana dapat bersabar", pinta Dek Dan.

Sementara Camat Manyak Payed, Mukhtar Hadi.SSTP Menjelaskan pada dasarnya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang merespon keluhan warga di Simpang Lhee, terlebih keluhan tentang perbaikan jalan.

Namun kata Camat, ada prioritas yang harus didulukan oleh Pemkab Aceh Tamiang, terkhusus untuk Kampung-kampung yang belum sama sekali merasakan aspal. 

"Bupati inginnya semua kampung di Aspal, namun lebih diutamakan kampung yang belum pernah di aspal, bukan berarti keluhan masyarakat kampung Simpang Lhee tidak di akomodir," tandas Camat.

Oleh sebab itu, Camat meminta agar Datok Kampung Simpang Lhee, dapat mengusulkan kebutuhan warga tersebut, agar di tahun 2021 dapat dianggarkan.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.