TamiangNews.com | ACEH TAMIANG -- Ibnu Rahman (60) warga Kampung Pantai Cempa Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang di temukan sudah tidak di kebun sawit. Diduga kematiannya akibat tertimpa tandan buah sawit.
Jasad Ibnu Rahman ditemukan anaknya sudah tidak bernyawa
Hal itu dikatakan Kapolres Aceh Tamiang melalui Kapolsek Tamiang Hulu Iptu Hendra Sukmana. Rabu (25/12). Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan luka diwajah dan rusuk sebelah kiri terluka. 

" Di wajah korban juga terdapat duri sawit dan di sampingnya juga terdapat pelepah sawit yang baru ditunas", kata Kapolsek. 

Sebelumnya, kata Hendra, korban diketahui pergi ke kebun sawit miliknya sekira pukul 08.30 Wib kemarin untuk menunas pohon sawit. 

Akan tetapi hingga pukul 19:00 korban tidak pulang - pulang, sampai akhirnya kedua anaknya, Abdul Sani (23) dan Yudi (12) pergi untuk menjemput ke kebun sawit. 

" Setibanya dilokasi, kedua anaknya melihat ayahnya terkapar dengan posisi telungkup ", katanya 

Merekapun langsung mendekati dan membalikkan tubuh korban. Alangkah terkejutnya mereka saat mengetahui ayahnya sudah tidak bernyawa. 

Sani, kata Hendra, langsung berlari kembali ke kampung untuk meminta pertolongan warga, akhirnya dengan bantuan warga, jasad korban dibawa kerumah duka.

Sempat dilakukan Visum et revertum oleh tim dokter dari Puskesmas, akan tetapi tidak tanda - tanda kekerasan ditemui. 

" Di duga korban meninggal akibat tertimpa buah dan pelepah sawit, karena ditemukan satu buah tandan sawit satu meter disebelah jasad korban", ujarnya.[]TN-W007/016

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.