Bahasa adalah media manusia berpikir secara abstrak dimana objek-objek faktual ditransformasikan menjadi simbol-simbol bahasa yang abstrak. Dengan adanya transformasi ini maka manusia dapat berpikir mengenai tentang sebuah objek, meskipun objek itu tidak terinderakan saat proses berpikir itu dilakukan olehnya (Suriasumantri, 1998).

Foto : Iluistrasi
Manusia sebagai makhluk sosial tentu membutuhkan manusia lain, untuk itu  dibutuhkan interaksi Antara manusia satu dengan manusia lainnya. Bahasa dapat sebagai alat komunikasi atau media interaksi. Bahasa menurut ahli kognitif, merupakan suatu sistem komunikasi yang didalamnya pikiran-pikiran dikirimkan dengan perantara suara atau simbol.

Bahasa sendiri bersifat unik dimana tidak hanya berbeda dan khas di satu negara dan negara lainnya bahkan dalam lingkup kota satu dan kota lainnya di dalam satu negara pun memiliki kekhasannya masing-masing.

Contohnya saja di Indonesia yang terdiri dari 34 Provinsi yang dikenal dengan semboyan Bhinneka Tunggal ika dimana dikatakan bahwa  berbeda-beda tetapi tetap satu. Berbeda maksudnya beda agama, beda budaya dan bahasanya yang juga berbeda-beda tetapi tetap satu dengan bahasa Indonesia.  setiap bahasa yang ada dalam satu provinsi tersebut pun berbeda-beda sehingga membuat indonesia kaya akan bahasanya.

Berkaitan dengan belajar dan mengajar didunia pendidikan baik pendidikan formal dan nonformal penting sekali kita mempelajari bahasa. Apalagi kita sebagai generasi muda penerus bangsa tentu saja wajib bagi kita untuk mempelajari bahasa Inonesia yang menjadi pemersatu bangsa.

Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional bagi kita bangsa Indonesia, namun seringkali saat mempelajari bahasa Indonesia kita menganggap remeh mata pelajaran tersebut. Padahal kebudayaan suatu bangsa dapat dibentuk, dan dipelihara dan dikembangkan serta diturunkan kepada generasi selanjutnya dengan bahasa.

Banyak sekali manfaat bahasa bagi kita dalam kehidupan sehari-sehari selain sebagai alat komunikasi bahasa juga  untuk kita melakukan adaptasi atau penyesuaian dilingkungan baru. Kita juga bisa mengembangkan suatu proses berfikir yang jelas dengan bahasa.

Bagaimana seseorang bisa memahami apa yang kita ucapkan jika bahasa yang kita gunakan tidak jelas atau tidak teratur. Kita tau bahwa dalam kehidupan diseluruh  penjuru dunia sepanjang hari digunakan bahasa untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Dan tidak hanya teknologi dan pembangunan saja yang berubah sesuai dengan perkembangan zaman bahasapun juga bisa demikian. Kita contoh anak muda saat ini banyak menggunakan bahasa baru yang kadang tidak tau siapa yang menciptakan bahasa tersebut dengan jelas namun tanpa disadari bahasa tersebut dadopsi oleh kalangan anak muda sebagai generasi penerus bangsa dan dipakai dalam kehidupan sehari-hari misalnya ada kata kepo, sotoy yang disebut sebagai bahasa gaul oleh para anak muda, bukan saja itu bahasa inggris juga diadopsi oleh banyak kalangan anak muda sehingga ia tidak tau istilah dalam istilah bahasa Indonesia bahasa negerinya sendiri.

Tentu memang kita juga wajib mempelajari bahasa luar negeri terutama bahasa Inggris, dimana kita bisa lebih mudah mempromosikan budaya dari bangsa kita ke mata dunia dengan menggunakan bahasa Inggris, dimana bahasa Inggris pun merupakan bahasa Internasional sehingga kita pun bisa mudah memperkaya wawasan pengetahuan kita tentang dunia dengan kita pandai berbahasa Inggris. Tetapi bukan berarti kita jadikan bahasa Inggris itu lekat dengan diri kita sehingga lupa akan bahasa kita sendiri tentu saja penting bagi kita untuk menyeimbanginya.

Bayangkan saja saat kita ingin mempelajari budaya-budaya kita atau pun ingin mengetahui sejarah bangsa kita. Kita ingin mewawancarai secara langsung orang yang berbeda zaman dengan kita, misalkan seorang nenek-nenek yang berusia tua hidup dimasa pemerintahan Soekarno, Kita bertanya bagaimana cerita beliau tentang Indonesia saat itu dengan menggunakan bahasa campuran bahasa inggris atau bahasa gaul yang sering kita gunakan, dan beliau tidak mengerti dan tentu saja bagi nenek tersebut bahsa yang digunakan tidak jelas maka hal ini akan menimbukan kesulitan dalam wawancara kita. Sama halnya dengan mempelajari budaya indonesia akan mengalami kesulitan jika kita tau mengetahui istilah dalam bahasa kita sendiri.

Untuk memperkaya wawasan kita terutama menegenai budaya kita maka penting sekali bagi kita mahir dalam bahasa kita sendiri yaitu bahasa Indonesia. kita mudah memahami apa yang diucapkan oleh orang lain dengan bahasa dan tentu tidak ada salahnya kita mempelajari bahasa Inggris atau bahasa lainnya karena bahasa merupakan jendela dunia.

Begitu juga bahasa baru yang tercipta di Indonesia yang kita dapatkan selama tidak ada unsur negatif didalamnya tidak ada salahnya kita mengadopsinya. Apapun bahasa yang kita dapatkan selama dalam itu positif terutama untuk kita beradaptasi dan memperkaya wawasan hal itu memang sangat bagus. Tetapi  hal yang paling terutama adalah kita harus tetap mepertahankan bahasa kita dan tidak melupakannya.

Pengirim :
Putri 
Mahasiwi UIN Imam Bonjol, Padang
Email : putri02021997@gmail.com



Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.