TamiangNews.com | KARANG BARU -- 
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang hari ini menggelar Rapat Paripurna ke 1 (Pembukaan Penyampaian) ke DPRK,  sebagai nota pengantar terhadap penyajian RAPBK Tahun Anggaran 2020,  untuk dibahas bersama oleh Badan Anggaran DPR dan Tim Anggaran Pemerintah setempat, Jum'at (8/11).
Kegiatan itu adalah upaya dalam mengikuti Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Seperti yang termaktub pada pasal 104 ayat (1) bahwa Kepala Daerah wajib mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBK disertai penjelasan dan dokumen pendukung kepada DPRK paling lambat 60 hari sebelum 1 (satu) tahun anggaran berakhir untuk memperoleh persetujuan bersama antara kepala daerah dan DPRK.

Selanjutnya DPRK Aceh Tamiang menetapkan agenda pembahasan RAPBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 yang berpedoman pada kebijakan umum serta plafon prioritas anggaran sementara APBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 yang telah disepakati antara kepala daerah dan pimpinan DPRK.
Sementara itu Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin ST dalam penyampaian Rancangan Qanun APBK Anggaran tahun 2020 menyampaikan, bahwa Rancangan Qanun APBK Tahun Anggaran 2020 sebelumnya telah dibahas dan dievaluasi oleh tim anggaran Pemerintah Kabupaten dengan mempedomani Kebijakan Umum Anggaran/Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 yang telah disepakati bersama antara pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang pada tanggal 15 Agustus 2019.

Selain itu Wabub Insyafuddin juga menyampaikan Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 disusun dengan mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang pengelolaan keuangan daerah dan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2020.

Rancangan APBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 mempedomani rencana kerja pemerintah daerah tahun 2020 yang merupakan tahun ketiga RPJMD Kabupaten Aceh Tamiang periode 2018-2022 dimana periode ini merupakan fase ketiga dari RPJMD kabupaten Aceh Tamiang tahun 2005-2025 dimana Fase ini dititik beratkan kepada peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Adapun Rancangan Qanun APBK  Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 yang diajukan adalah sebagai berikut; 

1. Pendapatan daerah sebesar Rp 1.352. 714 .372.020. 2. Belanja Daerah sebesar Rp. 1.362.914.372.020, 3. Pembiayaan sebesar Rp 10. 200.000. 000.

" Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 yang ajukan ini tentunya belum mampu menampung seluruh tuntutan akan kebutuhan masyarakat dan semua pihak, namun kami telah berupaya untuk menghimpun semua tuntutan dan kebutuhan berdasarkan kapasitas anggaran dan kemampuan keuangan yang tersedia pada tahun anggaran 2020 sesuai program yang tertuang pada RPJMD Kabupaten Aceh Tamiang", papar Wabub

RAPBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020 yang telah diserahkan kepada pihak Legeslatif akan menjadi bahan dalam Penyusunan Pemandangan Umum Anggota Dewan (fraksi-fraksi ) yang akan disampaikan pada rapat paripurna ke-2 malam ini yang akan dilaksanakan pada pukul 20 WIB s/d selesai. []TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.