TamiangNews.com, WASHINGTON -- Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mengevakuasi seluruh anggota pegawai pemerintah AS yang bekerja di Bolivia. Selain itu, AS juga menempatkan Bolivia dalam daftar merah, yang berarti warga AS dilarang bepergian ke negara itu.

Foto : Sindonews
"Pada 12 November 2019, kementerian memerintahkan evakuasi anggota keluarga dan mengizinkan pegawai pemerintah AS yang tidak darurat untuk pulang karena ketidakstabilan politik yang sedang berlangsung di Bolivia," kata kementerian itu.

"Pemerintah AS memiliki kemampuan terbatas untuk menyediakan layanan darurat kepada warga AS di Bolivia," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (13/11/2019).

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri AS juga memperingatkan agar warga AS tidak terlebih dahulu bepergian ke Bolivia. Di mana, kementerian itu menegaskan bahwa demonstrasi masih terus berlangsung di kota-kota besar di Bolivia.

"Demonstrasi di kota-kota besar terkadang menempati atau memblokir akses ke institusi dan infrastruktur publik, menutup akses ke pusat-pusat transportasi, bank, dan layanan lainnya," ungkapnya.

"Beberapa protes telah menghasilkan konfrontasi dengan kekerasan, dan pemerintah setempat telah menggunakan langkah-langkah pengendalian massa untuk mencegah protes," tukasnya. [] SINDONEWS

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.