TamiangNews.com, INDIA -- Seekor gajah liar di India yang diberi nama Osama bin Laden, ditemukan mati dalam kurungan. Gajah jantan ini ditangkap setelah menewaskan lima warga setempat pada bulan lalu.


Foto : Detik
Seperti dilansir AFP, Senin (18/11/2019), gajah liar yang dipanggil 'Laden' ini sebelumnya dilacak selama berhari-hari oleh otoritas kehutanan setempat dan akhirnya ditembak obat bius. Gajah liar itu diburu besar-besaran setelah menewaskan lima warga desa di Goalpara, Assam pada Oktober lalu.

Setelah ditangkap, gajah yang namanya sama dengan pemimpin Al-Qaeda yang telah tewas itu, dibawa ke kawasan Taman nasional Orang Assam untuk diamankan. Di kawasan taman nasional itu, gajah liar tersebut rencanakan akan diajari untuk berpatroli di taman satwa liar dan area suaka di wilayah Assam. Namun pada Minggu (17/11) waktu setempat, gajah liar itu mati tiba-tiba.

"Binatang itu berperilaku normal. Namun kakinya tetap dirantai agar tidak kabur," tutur seorang penjaga taman nasional itu yang enggan disebut namanya kepada AFP.

Bangkai gajah 'Laden' saat diukur usai mati pada Minggu (17/11) waktu setempatBangkai gajah 'Laden' saat diukur usai mati pada Minggu (17/11) waktu setempat Foto: STR/AFP

Menurut penjaga taman nasional itu, sang gajah mati pada Minggu (17/11) pagi sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Penyebab kematian gajah itu tidak jelas.

Seorang pejabat senior setempat menyatakan bahwa pemerintahan wilayah Assam telah mengerahkan sebuah tim dokter hewan untuk melakukan autopsi terhadap bangkai gajah itu guna mencari tahu penyebab kematiannya.

Sebelum gajah itu mati, departemen kehutanan setempat berencana menjinakkannya dengan metode 'kraak' yang merupakan metode pelatihan kontroversial yang digunakan terhadap gajah-gajah muda dan dikecam oleh para konservasionis satwa liar sebagai praktik penyiksaan.

Menurut para konservasionis, gajah 'Laden' itu tidak cocok untuk dikurung karena diyakini berusia 35 tahun.

Data dari otoritas setempat pada Juni lalu menyebut nyaris 2.300 orang tewas diserang gajah di India dalam lima tahun terakhir. Sejak tahun 2011 lalu, sekitar 700 ekor gajah mati karena dampak menyusutnya habitat alami binatang tersebut. Seringkali gajah-gajah liar itu bermigrasi ke area Goalpara, yang berdampak pada tingginya kasus pertemuan gajah liar dan manusia akibat deforestasi besar-besaran.

Dalam beberapa kasus, gajah-gajah liar mati diracun atau ditembak oleh warga setempat, dengan beberapa ekor mati terkena pagar listrik dan ditabrak kereta saat menyeberang rel. [] DETIK

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.