TamiangNews.com, KARANG BARU | Curah hujan yang ringgi dan merata mengguyur wilayah Aceh Tamiang sekitarnya membuat para petani di daerah ini sumeringah. Pasalnya, krisis air yang kerap melanda petani di daerah ini bisa teratasi dengan air hujan. Hanya saja keluhan muncul tatkala jasa para pembajak sulit dicari, yaitu ”traktor".
Namun, sayangnya air yang melimpah belakangan tak serta merta memuluskan jalannya petani padi. Kini di saat musim bercocok tanam, justru petani di Aceh Tamiang kesulitan membajak sawah. Jasa traktor yang biasa digunakan petani mulai langka. Itu dikarenakan traktor-traktor bantuan pemerintah langka ditemui di kelompok tani. 

Salah seorang petani Gurei Raman di Meurandeh Kecamatan Manyak Payed mengaku, musim hujan dimanfaatkan oleh para petani didaerahnya untuk bersama-sama menanam padi. 

"iya, air melimpah membuat pertani serempak menggarap sawahnya," ujarnya.

Nah, karena semua petani serempak menanam padi membuat petani kesulitan mencari traktor. 

“Mungkin karena semua tanam padi, petani sekarang sulit cari traktor," kata Gurei Raman.

Traktor sendiri, menurut dia sejatinya cukup banyak. Pasalnya, Pemerintah sempat memberikan bantuan traktor ke masing-masing kelompok. Namun, masalahnya traktor bantuan itu tidak berada ditempat karena disewakan ke luar daerah. 

"Traktor sih banyak termasuk bantuan pemerintah tidak ada. Jarang petani bisa mendapatkan  traktor, untuk membayak sawah" beber, Gurei Raman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (DP2K) Aceh Tamiang Muhammad Yunus, SP, melalui Kasie PSO Sonny Indra Syahputra, SP secara terpisah juga mengakui kurangnya traktor yang diwilayahnya. 

“Yang jelas curah hujan yang tinggi serentak sejatinya menjadi berkah bagi petani. Pasalnya, saat hujan, air melimpah untuk mengairi sawah. Saat air banyak, maka petani bisa memperluas areal tanam," katanya.

Terkait Traktor hal itu, Sonny  mengatakan, bahwa sejauh ini pemerintah telah menyalurkan bantuan beberapa unit Traktor,  dan hal itu telah disalurkan sejak 2016 hingga 2018.

Untuk tahun 2016 bantuan traktor dengan jenis handtraktor Singkal dan handtraktor Rotary sebanyak 58 unit dan Traktor roda empat sebanyak 5 unit masing-masing melalui anggaran dana APBN 2016 tersebar di 11 Kecamatan Kabupaten Aceh Tamiang.

Tahun 2017 Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Aceh Tamiang menyalurkan 40 Handtraktor diantaranya 5 unit handtractor singkal menggunakan anggaran APBK dan 35 unit handtractor rotary melalui anggaran APBN 2017.

Kemudian 4 unit traktor roda empat di 2 Kecamatan, diantaranya, 2 unit traktor roda empat melalui dana APBK dan 2 unit traktor roda empat melalui dana APBN 2017.

Selanjutnya untuk 2018 Pemerintah menyalurkan bantuannya 52 unit handtractor, 1 unit handtractor singkal melalui dana APBK dan 51 unit handtractor lainnya melalui anggaran APBN 2018, masing masing untuk 11 Kecamatan di kabupaten Aceh Tamiang.

Sementara untuk Traktor Roda Empat, 1 unit menggunakan dana APBK dan 7 unit menggunakan dana APBN 2018 tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dijelaskan Sonny, areal persawahan di Aceh Tamiang seluas 9890 hektar, dengan jumlah arela sawah sebesar itu tentunya tidak memadai di bandingkan dengan areal sawah tersebut, sebutnya.

Sonny berharap agar Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pemerintah Pusat dapat menganggarkan kembali peralatan untuk pengolah lahan sawah bagi para petani, harapnya.

Sementara itu, salah seorang staf UPTD Deptan Provinsi Aceh, Adnan SP saat di hubungi melalui telepon selulernya mengatakan, terkait persoalan peralatan pertanian, pihaknya memberikan solusi dengan menyarankan agar masing masing BPP di kecamatan dapat berkoordinasi melalui Badan Layanan Umum di Provinsi sebutnya.

Kemudian, masing-masing BPP didaerah dapat mengusulkan dan memberikan rekomendasi bahwa di daerah saat ini masih membutuhkan peralatan untuk pengolahan lahan pertanian.

Adnan juga membenarkan, bahwa peralatan pertanian tersebut saat ini masih tersedia di UPTD Deptan Provinsi Aceh di Indrapuri Aceh Besar, silahkan setiap BPP dimasing masing kecamatan berkoordinasi kesana, ajaknya.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.