TamiangNews.com | KARANG BARU -- Guna mendukung konsep Konservasi dan Pelestarian Lingkungan berbasis Pemberdayaan Masyarakat,  Pemkab Aceh Tamiang sangat terbuka kepada Investor.
 Hal itu ditegaskan Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH.,M.Kn., ketika menerima kunjungan Nicole Rycroft, Direktur LSM Cannopy Canada beserta rombongan di Pendopo Bupati Aceh Tamiang, Kota Kualasimpang, Jumat (29/11).
Didampingi Asisten Pemerintahan, Mix Donal dan sejumlah kepala SKPK terkait antara lain Kadis Lingkungan Hidup Sayed Mahdi,SP, Kadis Pertanian Perkebunan dan Perternakan Yunus, SP, Kadis Parpora Muslizar, Bupati Mursil  mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengembangkan konservasi dan pelestarian lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat, terutama bagi masyarakat pesisir dan masyarakat yang bermukim dekat hutan.
Untuk mencegah terjadinya perambahan hutan secara serampangan dan liar, Pemkab menyerahkan pengelolaan objek pariwisata yang ada di sana kepada masyarakat setempat, hal ini karena sebagian besar objek wisata di Aceh Tamiang berada dekat atau termasuk bagian hutan. 
Demikian juga untuk mencegah terjadinya deforestasi hutan bakau (Mangrove), Pemkab memprogramkan pembagian bibit kepiting, dimana ekosistem kepiting yang hidup di sekitar pertanaman bakau, diharapkan dapat membuat para pembudidayanya untuk ikut menjaga kelestarian bakau.
Mendengarkan hal tersebut, Nicole Rycroft melalui penerjemahnya mengatakan ia sangat memuji konsep dan program yang dimiliki Pemkab Aceh Tamiang. 
Menurutnya, apa yang disampaikan Bupati Mursil merupakan komitmen yang sama, dengan lembaga Canopy yang dipimpinnya.
Rycoft menjelaskan, Cannopy yang berbasis di Vancouver – Kanada ini, mengembangkan konsep penguncuran modal dengan menggunakan prinsip ramah lingkungan. 
Ini, sebutnya, bisa menjadi solusi dari sektor finansial untuk mengatasi dampak perubahan iklim global.
“Jika kita sama berkomitmen dan pemerintah mendukung, maka nantinya kita bisa kembangkan secara bersama-sama di sini (Aceh Tamiang –red), sesuai dengan program di Cannopy,” ungkapnya.
Perempuan berkewarganegaraan Kanada tersebut, menambahkan, pada kesempatan itu, ia turut membawa Ross McMillan, sebagai Consultant Advisor dan Manajer Forum Konservasi Leuser (FKL) Rudi Putra. 
“Mr. McMillan adalah arsitek utama dalam dari kesepakatan pendanaan konservasi nantinya,” sebut Nicole Rycroft.
Mendengarkan itu, Bupati Mursil sangat mengapresiasi rencana investasi konservasi berbentuk pemberdayaan masyarakat. 
Bupati sekali lagi menegaskan, Pemkab Aceh Tamiang sangat terbuka kepada para investor yang memiliki konsep demikian. 
Turut dijelaskan olehnya, Aceh Tamiang telah berkomitmen untuk membangun pertanian berkelanjutan guna menjadi produsen komoditas lestari, supaya ekonomi masyarakat meningkat namun alam dan lingkungan tetap lestari.
“Untuk mewujudkan ini memerlukan banyak dukungan dari semua pihak yang berkepentingan,” pungkasnya.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.