TamiangNews.com | KUALASIMPANG -- Curah hujan yang tinggi seminggu terakhir ini, akibatnya sejumlah ruas badan jalan di Kota Kualasimpang tepatnya dijalan Cut Nyakdien (Pasar Pagi) dan jalan Iskandar Muda (belakang pendopo bupati) banyak yang ruas jalan terkelupas, berlubang dan genangan air hujan mirip kubang kerbau ditengah kota, sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan, terkesan semakin semberautnya lalulintas dikawasan ini.
Air mengenangi jalan Iskandar Muda 
(belakang pendopo bupati)
Pantauan TamiangNews.com dipusat kota Kualasimpang terlihat kesemberautan dikawasan itu semakin komplik dengan dilaksanakan penataan Kota akses dari pelaksanaan rekayasa jalan dengan berbagai kegiatan pekerjaan, mulai dari pengalihan jalur lalu lintas, pemasangan rambu-rambu jalan serta pekerjaan drainase dan pelebaran bahu jalan.

Akibatnya situasi dijalan lintasan tersebut menimbulkan kemacetan yang parah, sehingga dapat memperhambat aktifitas berlalulintas.
Jalan Cut Nyakdien (Pasar Pagi) 
Terkait masalah itu Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Tamiang Mix Donal di ruang kerjanya, Jum'at (8/11) menjelaskan, beberapa waktu lalu jalan itu sudah pernah dilakukan perbaikan dengan penimbunan material berupa base course serta di Compact menggunakan alat berat, terangnya, "kita ada alat berat kan engak bayar untuk memadatkan base dibadan jalan yang berlubang".

Untuk ongkos perbaikan jalan Itu menggunakan dana pribadi, sementara materialnya dibantu oleh H. Zakwan, jelasnya.

Karena curah hujan yang tinggi jalan tersebut rusak kembali, maklum jalan itu sekarang digunakan sebagai jalur lintas Sumatera, jadi wajar jika rusak, karena perbaikannya hanya untuk menanggulangi kerusakan lebih parah, ungkap Mix Donal. []TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.