TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Juru Bicara Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA), H Muhammad Shaleh angkat bicara terkait pemanggilan Muzakir Manaf alias Mualem oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia pada Senin (7/10/2019).

Foto : Serambi
Muhammad Shaleh menjelaskan, surat Komnas HAM RI terkait pemanggilan Ketua Umum DPA PA, H Muzakir Manaf, merupakan surat klarifikasi biasa dan normatif.

“Tidak ada yang luar biasa. Hanya permintaan keterangan, terkait peristiwa masa lalu yaitu, kasus dugaan pelanggaran HAM berat di Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh tahun 2001-2004 silam,” jelas H Muhammad Saleh, Selasa (8/10/2019) di Banda Aceh.

Sebelumnya sebut Shaleh, begitu dia akrab disapa. Pihaknya sudah menerima surat Nomor: 258/SP-Aceh/IX/2019, tanggal 23 September 2019, beberapa hari lalu dari Komnas HAM RI, Jakarta.

Namun, karena berbagai kesibukan sehingga H. Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, belum bisa datang.

“Hanya untuk memberi keterangan, Insya Allah Mualem akan datang, kami akan meminta untuk dijadwal ulang,” sebut Shaleh.

Itu sebabnya jelas Shaleh, tak ada yang luar biasa dari surat pemanggilan tersebut, karena, sebelumnya, Komnas HAM juga telah turun ke Bener Meriah dan meminta keterangan serupa dari berbagai pihak.Termasuk unsur TNI dan Polri.

Menurut Shaleh, apa yang dilakukan Komnas HAM RI, merupakan tugas lembaga negara ini dalam melakukan penyelidikan dugaan pelanggaran HAM masa lalu, yang menjadi ranah dari lembaga ini.

“Karena itu, berdasarkan azas praduga tak bersalah, maka Komnas HAM wajib meminta keterangan dari para pihak. Termasuk para pimpinan milisi yang ada di Kabupaten Aceh Tengah saat itu,” ungkap Shaleh.

“Permintaan keterangan ini hanya sebatas penyamaan data maupun informasi dari para pihak yang diperoleh Komnas HAM dalam melakukan klarifikasi dari kasus dimaksud. Ini adalah normatif dan prosedur kerja yang harus dilakukan Komnas HAM. Jadi, wajar-wajar saja,” ungkap Shaleh. [] SERAMBI


Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.