TamiangNews.com | ACEH TIMUR 
Sejumlah ruas badan jalan penghubung antar kecamatan dan beberapa desa di Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur dan juga Kondisi jembatan sebagai sarana dan prasarana untuk memperlancar perekonomian masyarakat saat ini kondisinya sangat memprihatikan warga sangat berharap ada perbaikan yang dilakukan, karena kondisi jalan seperti ini sudah puluhan tahun dirasakan warga ada perhatian dari pemerintah terkait.
Edy Darmansyah anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Partai Gerindra Dapil 3 Kamis karin (03/10) mengatakan," terkait jalan dan jembatan yang kondisinya memprihatinkan di dalam wilayah Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur, yang meliputi bebetapa desa antara lain, Desa Alur Teh, Paya Bili Dua, Alur Nyamuk, Alu Gading Paya Bili Sa.

Kondisi rusaknya jalan itu diduga akibat armada pangangkut TBS milik beberapa perusahaan PT Mopoliraya, terutama perkebunan PT Perkebunan Nusantara I dan masih banyak perusahaan lainnya yang setiap hari melintas di jalan desa tersebut, namun demikian pihak perusahaan sendiri terkesan tutup mata yang seharusnya perduli dan memperhatikan masyarakat disekitar, merekakan punya dana bina lingkungan juga CSR dan juga dana sosial." ungkap nya.

Ditempat terpisah hal yang sama juga disampaikan oleh Zainuddin SE selaku Camat Kecamatan di Birem Bayeun diruang kerjanya," sejumlah ruas kondisi jalan diwilayah Birem Bayeun memang  rusak sangat memprihatinkan  akibat terlalu berat beban yang hampir setiap hari di lalui oleh truk pengangkut TBS milik beberapa perusahaan perkebunan terutama armada pengangkut TBS milik  PTPN -I, akan tetapi pihak PTPN sendiri terkesan tutup mata, yang sehatus nya mereka (red-pihak PTPN-I) memperhatikan juga menyalurkan dana CSR-nya untuk memperbaiki jalan yang sudah sekian lama rusak sehingga tidak menghambat kelancaran perekonomian masyarakat, terlebih lagi selama saya menjadi camat di kecamatan Birem Bayeun sama sekali belum ada pihak PTPN -I yang melakukan komunikasi dan kordinasi, kami berharap atas nama Muspika Birem Bayeun pihak PTPN-I jangan tutup mata berikan lah kewajiban perusahaan kepada masyarakat dan  desa desa yang berada disekitar HGU nya.
Sementara itu, Indra (35) salah satu masyarakat di desa Paya Bili Dua menyesalkan kondisi jalan yang sudah sekian tahun rusak tidak ada perhatian dari pemerintah terkait, terlebih lagi hampir setiap hati truk panjang biah kelapa sawit sejumlah perusahaan terutama PTPN-I yang melintasi jalan desa dengan muatan penuh buah kelapa sawit, apa lagi kondisi hujan jalan kami seperti kubangan kerbau lubang lubang di badan jalan tertutup air, kami sudah berulang kali memohon kepada pemerintah agar ada perbaikan jalan namun sudah puluhan tahun tidak ada realisasi nya, jelas nya.

Sementara Humas PT Perkebunan Nusantara I melalui Kasubbag Humas Ir.Dedy Mulyadi, ditanya  TamiangNews.com mengatakan silahkan pihak Pemerintah Kampung bersangkutan untuk membuat surat permohonan perbaikan jalan tersebut, Insya Allah diperbaiki, karena jalan tersebut kita gunakan bersama, apalagi alat berat kami ada dilokasi Kebun tersebut.

Begitupun terkait dengan dana CSR sepengetahuan kami, belum ada usulan dari Pemerintah Kampung bersangkutan  untuk mengusulkan bantuan dana CSR tersebut, bagaimana kami bisa memberikan bantuan sementara usulannya saja tidak ada, sebut Dedy.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.