TamiangNews.com | KARANG BARU -- Acara Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Provinsi Aceh ke - 54 tahun 2019 yang diikuti dari 22 Kabupaten/ Kota se Provinsi Aceh, yang dipusatkan dilapangan Tribun Belakang Kantor Bupati Aceh Tamiang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat baik yang ada di Aceh Tamiang sendiri maupun masyarakat yang ada di Kota Langsa dan Aceh Timur serta warga Besitang dan Stabat Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10).
Acara dibuka oleh Bupati Aceh Tamiang, H Mursil,SH,M.Kn terlihat para undangan dari 23 Kabupaten/Kota Provinsi Aceh sebelumnya disuguhkan dengan serangkaian acara berupa Pencak Silat Paling Tau khas bela diri Aceh Tamiang, Marcing Band Gita Handayani didikan dari Dinas Pendidikan Aceh yang meraih juara III tingkat internasioanl di Malaysia. 

Usianya pertunjukan serangkaian acara yang disuguhkan bagi para tamu undangan, acara dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al - Qur'an yang disertai dengan selawat Badar dan menyanyikan lagu indonesia Raya dan diakhiri dengan menyanyikan Mars Aksara. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Drs. Rahmat Fitri HD. MPA dalam sambutannya mengatakan "Hari Aksara Internasional (HAI) yang digagas UNESCO 54 tahun yang lalu dan kita peringati setiap tahunnya menjadi salah satu momentum untuk menggalakan minat baca masyarakat. 
" Tingkat kegemaran membaca menjadi tradisi intelektual secara dinamis sehingga dapat mendorong kemajuan ilmu pengetahuan berbanding lurus dengan tingkat kemampuan  membaca dan menulis, itu artinya,  semakin tinggi tingkat kegemaran membaca kian tinggi pula perkembangan peradaban",  paparnya. 

Rahmat Fitri juga mengatakan "Membaca bukan saja hanya sekedar melihat tulisan, namun tidak dapat membekas dihati maupun pikiran kita, lebih dari itu,  membaca adalah kegiatan meresapi, menganalisa dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang disampaikan  oleh penulis. 

" Pada kesempatan ini, Rahmat Fitri menghimbau dan mengajak seluruh komponen masyarakat secara berkolaborasi dalam  kewenangan, tugas dan tanggung jawab masing - masing untuk terus mendorong tumbuh dan berkembangnya minat baca masyarakat Aceh", jelasnya. 

Sementara Bupati Aceh Tamiang H.Mursil, SH. Mkn yang membacakan sambutan Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah  menyampaikan "Hari Aksara Internasional merupakan salah satu momentum penting dalam agenda PBB, setelah melihat kenyataan bahwa masih banyak penduduk dunia yang tidak bisa baca tulis.

Saat berlangsungnya Kongres mentri pendidikan se dunia pada tanggal 8 September 1965 tingkat kebutakaraan itu diperkirakan mencapai 40 persen, Kondisi ini terutama terjadi dinegara berkembang termasuk Indonesia.

Atas dasar itu, PBB menegaskan setiap tanggal 8 September diperingati sebagai hari Aksara Internasional", sebut Bupati Aceh Tamiang.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.