TamiangNews.com, KARANG BARU -- Sebanyak 50 siswa telah selesai mengikuti Diklat Three in One Angkatan XLVIII Tahun 2019 Bidang Operator Mesin Dan Peralatan Produksi pada PMKS yang  dilaksanakan selama 12 hari, dari 07 s/d 18 Oktober 2019, dengan 10 hari pembelajaran dan 2 hari uji kompetensi, dipusatkan di aula Pertemuan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (7/10).


”Saya mengapresiasi program diklat berbasis 3 in 1 ini karena merupakan salah satu pendidikan vokasi berbasis kompetensi untuk menyiapkan tenaga kerja ahli di sektor industri,” tegas Kepala Balai Diklat Industri Medan, Drs. Indra Amin M.Si melalui Staf pelaksana diklat, Windy Asterini.

Dalam sambutannya mengatakan Penyelenggaraan Diklat ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Balai Diklat Industri Medan No.303 tanggal 04 Oktober 2019.

Kegiatan ini salah satu upaya Pemerintah dalam Penyediaan Lapangan Kerja dan Penyerapan Tenaga Kerja sebagai upaya mengurangi angka pengangguran, Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang bersama Balai Diklat Industri Medan menggelar Diklat Three in One Angkatan XLVIII.

Selain itu tujuannya untuk menghasilkan sumber daya manusia di bidang pengolahan produk kelapa sawit yang professional dan berkompeten khususnya di bidang Operator Mesin Dan Peralatan Produksi Pada PMKS, yang siap kerja dalam rangka memenuhi kebutuhan SDM tenaga kerja berkompeten dalam negeri sehingga dengan sendiri meningkatkan daya saing di pasar global, sebutnya.

Kompetensi yang dibangun dalam program diklat 3 in 1 ini adalah  kompetensi Operator Mesin Dan Peralatan Produksi Pada PMKS yang mampu melaksanakan tugas-tugas dasar maupun berkelanjutan dan penerapan teori dalam praktek bekerja sehingga meningkatkan produktivitas, sementara untuk Instruktur didatangkan dari Tim Pengajar Widayiswara BDI Medan dan Tenaga Ahli/Praktisi. 

Selain itu, Windy Asterini menambahkan Metode Diklat yang diterapkan berupa Teori/Ceramah, sesi Tanya-Jawab dan Diskusi, Praktek Kerja, Uji Kompetensi, tutupnya.

Bupati Aceh Tamiang H.Mursil, SH. M.Kn dalam sambutannya menyampaikan, Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang merupakan angkatan ke IV dimana kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Balai Diklat Industri Medan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Diklat Operator mesin dan peralatan produksi pabrik kelapa sawit ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Aceh Tamiang khususnya di industri Minyak Kelapa Sawit serta sekaligus sebagai wujud keseriusan Pemerintah Daerah untuk mengatasi masalah pengangguran yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang, sebutnya.

Kerjasama yang terjalin antara Balai Diklat lndustri Medan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang diharapkan bisa terus berlanjut dalam upaya mendukung antara Pemerintah Daerah dengan para pemangku kepentingan yang terkait baik di Daerah maupun dengan lembaga-lembaga diklat salah satunya BDI.

Penyelenggaraan Diklat berbasis Kompetensi ini dalam rangka pembangunan ketenagakerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dimana Pemerintah Daerah diharuskan untuk segera memfasilitasi pelatihan - pelatihan yang memberikan kesempatan kepada para pencari kerja untuk memiliki ketrampilan di bidang industri dan bidang ketrampilan lainnya. 

Untuk itu sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi ini pemerintah memiliki peranan dan fungsi yang sangat penting dalam penyediaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja sebagai upaya mengurangi angka pengangguran, tutupnya. 

Kegiatan tersebut turut di hadiri Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH., M.Kn, Kepala Disnakertrans Aceh Tamiang M. Zein, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang Yunus, SP, Kepala Balai Diklat Industri Medan, Drs. Indra Amin M.Si, Staf pelaksana diklat, Windy Asterini, para peserta Diklat. []TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.