TamiangNews.com | KARANG BARU -- Tidak dipasangnya Plank Proyek Pengaspalan Jalan Kampung Paya Awe Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, bukan unsur kesengajaan, namun kelalaian pihak rekanan pelaksana,  Kamis (31/10).
Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Aceh Tamiang melalui PPTK Bidang Bina Marga, Muhammad Asrizal, ST. 

Rizal menjelaskan bahwa sebelumnya plank itu sudah pernah dipasang, dan dirinya tidak mengetahui mengapa plank itu sekarang sudah tidak ada lagi.  

Dia mengunkap bahwa proyek yang sedang dikerjakan ini menggunakan Dana Otonomi khusus (Otsus) tahun anggaran 2019 dengan nilai 2,5 miliar rupiah. Dengan volume kurang lebih satu kilometer.
"Untuk batas waktu pengerjaan, dipastikan akhir Desember tahun ini sudah selesai", katanya lagi.

Ketika ditanya, siapa rekanan pelaksana dan pengawasnya, Asrizal mengatakan bahwa dirinya tidak ingat.

"Nanti saya cek dulu dikantor. Saya masih di lapangan saat ini", sebutnya.

Dijelaskan Rizal lagi, memasang plank proyek itu merupakan kewajiban yang harus dilakukan. Hal itu sesuai dengan Kepres nomor 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah. 

Tujuannya adalah agar masyarakat atau pengawas dapat membantu mengontrol pelaksanaan pembangunan itu. Karena mereka dapat mengetahui berapa jumlah pagu, volume, siapa pelaksana, pengawas, batas kontrak, serta mengetahui menggunakan anggaran tahun berapa. 

Sehingga kontraktor atau pelaksana proyek tersebut tidak bermain main dan melakukan penyelewengan didalam pelaksanaannya.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.