TamiangNews.com | KUALA SIMPANG -- Ketahuan maling Handphone, Dedi warga Kamoung Duren Kecamatan Rantau Aceh Tamiang, bonyok dihakimi warga yang kesal kerap mengalami kehilangan Hp dirumah mereka di Kota Lintang.
Nasib apes itu dialami Dedi usai  mencuri handphone milik Herlina (52), warga Kota Lintang Kecamatan Kota Kualasimpang Jumat (25/10). 

Hal itu di ceritakan Herlina kepada  TamiangNews.com dirumahnya,  sebelumnya dia telah melihat sosok Dedi yang mondar-mandir di depan kiosnya. 

"Saat itu sebelum sholat Jumat, dia sudah mondar-mandir mencurigakan, bahkan dia sempat singgah ke kios mau beli rokok Ardhad, saya kira dia itu anak tetangga" kata Herlina 

Saat tiba waktu sholat Ashar, Herlina masuk ke rumah untuk menunaikan sholat, dimana Kios dengan rumahnya bergandengan yang terpaut beberapa dinding saja, dia meletakkan Hp di atas meja kasir.

Belum sempat dia masuk ke rumah, tiba tiba Herlina melihat sosok Dedi dengan membungkukkan diri masuk ke dalam kiosnya dan langsung menyambar handphone.

Saya terkejut langsung keluar mengejar sambil meneriaki maling, kebetulan disamping rumah ada warung Wifi yang ramai dikunjungi pemuda, mendengar teriakan saya spontan saja mereka membantu mengejar maling tersebut.
Warga dan pemuda mengejarnya dari Kota Lintang, hingga ke Kampung Bukit Tempurung, masih dalam kecamatan yang sama, jarak antara dua desa itu, terpaut sekitar tiga kilometer.
Tiba tiba saja Dia menghilang, namun salah seorang warga ada yang melihat maling itu masuk ke rumah warga, diduga untuk bersembunyi.
Diapun disergap. "Pelaku berhasil ditangkap di Gang Bengkok Kampung Bukit Tempurung, di salah satu rumah warga di sana," kata Sekretaris Kampung Kota Lintang, Muhammad Aulia Syahputra.
Muhammad Aulia mengatakan, usai ditangkap, Dedi digelandang kembali ke Kampung Kota Lintang ditahan di kantor desa setempat, sembari menunggu polisi datang.
Sangkin geramnya warga yang marah, sempat menghadiahinya beberapa pukulan, bahkan warga sempat mendobrak pintu kantor desa agar bisa merangsek masuk untuk.
Hasil interogasi warga, kata Muhammad Aulia, diketahuilah bahwa pelaku bernama Dedi berasal dari Kampung Duren, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.
Beberapa saat kemudian, polisi datang untuk mengamankannya. Saat ini, Dedi  telah bermalam di sel tahanan polisi bersama barang bukti. []TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.