TamiangNews.com | KARANG BARU -- Sudah saatnya pemilik perusahan pengolahan kelapa sawit lebih selektif melakukan pengawasan terhadap kenderaan pengangkutan Crude Palm Oil (CPO) yang kerap kali tumpah dijalan, akibatnya rawan terjadi kecelakaan, Kamis (26/9).

Seperti yang terjadi dijalan lintas sumatera tepatnya di Bukit Semadam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis dini hari (26/9) akibat cairan CPO yang tumpah, akibatnya antrian panjangpun terjadi, sejumlah kenderaan bermotor di tidak berani melewati badan jalan yang ditumpahi minyak sawit akibat licin dan mendaki. 

Hal itu dibenarkan oleh Kabid  BPBD Aceh Tamiang Muhammad Husni, dikatakannya terjadinya tumpahan cairan CPO tersebut di perkirakan pada dini hari tadi, sehingga terjadinya antrian panjang, kendaraan yang melewati jalan itu tidak berani melewatinya mengingat kondisi jalan yang mendaki dan berminyak, mereka khawarir akan terjadi kecelakaan, sebut Ngah Husni sapaan akrab Muhammad Husni, SP. 
Kita tidak tau pasti siapa pemilik CPO yang tumpah tersebut namun hal itu sangat berpotensi besar terjadinya kecelakaan lalulintas bagi para pengendara lainnya.

Tumpahan minyak sawit itu akan membuat jalan menjadi licin dan sulit untuk di lewat oleh kenderaan lainnya.

Ngah Husni mengatakan, sebelum Apel pagi pihaknya sudah berada dilokasi setwlah mendapat laporan dari warga tentang terjadinya tumpahan cairan CPO, mendapatkan laporan itu selanjutnya bersama beberapa petugas BPBD langsung menuju kelokasi tempat di maksud untuk membersihkan cairan tersebut, terangnya.

Diperkirakan, tumpahan cairan itu diakibatkan muatan CPO tersebut terlalu berlebihan, sehingga pada saat truk pengangkut (tanki) CPO mendaki Bukit Semadam saat itulah mengalami tumpah di atas jalan, sebutnya.

Saat melakukan pembersihan, turut juga melibatkan sejumlah personil Polsek Kejuruan muda dan warga setempat dengan timbunan pasir, katanya.

Alhamdulillah, Saat ini kondisi jalan tersebut telah dapat dilalui dan aktivitas lalu lintas pun telah pulih dan lancar kembali seperti semula, tutup Ngah Husni.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.