TamiangNews.com | BANDA ACEH -- Tercatat sebanyak 8000 mahasiswa dari gabungan Universitas se-kawasan Banda Aceh, menggelar aksi damai diseputaran Simpang Lima dan Gedung DPR Aceh, Kamis pagi (26/9).
Mengusung tagline 'Kutaradja Memanggil' para aktivis kampus itu, mengibarkan bendera pemersatu Aceh, Alam Peudeng.

Penanggung jawab aksi, Muhammad Faidzal Rizki menyebut, aksi mereka adalah bagian tak terpisahkan dari sejumlah gerakan demonstrasi mahasiswa di Indonesia.

Mereka menuntut pembatalan pengesahan RUU KPK, tolak RUU KUHP, dan RUU Kemasyarakatan.
Selain itu, mendesak segera diberhentikan aksi kriminalisasi terhadap aktivis (HAM), rasisme Papua, masalah pertanahan, kebakaran hutan dan lahan serta stop militerisme.

"Tolak RUU KUHP, batalkan RUU KPK dan sejumlah persoalan lain yang mendera bangsa ini," teriak M Faidzal Rizki dalam orasinya.

Para demonstran dikawal ketat aparat keamanan. Mereka secara eksplisit mengibarkan Bendera Alam Peudeng. Seolah ingin menunjukan bahwa mahasiswa bersatu lewat simbol pemersatu Aceh-Alam Peudeung.

Pantauan di lapangan, ruas jalan yang dilalui peserta unjuk aspirasi macet total.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.