TamiangNews.com, TAKENGON -- Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B, Takengon, menyiapkan hadiah berupa uang tunai bagi yang mampu menangkap sejumlah narapidana (napi) kabur dari rutan tersebut. Ada sekitar delapan narapidana masih berstatus buron lantaran kabur pada 21 Februari 2019.

Foto : Serambi
Kepala Rutan Kelas II B Takengon, Sugianto, kepada Serambi, Senin (9/9), mengatakan, pemberian hadiah tersebut sebagai salah satu upaya mempercepat tertangkapnya para napi yang sampai dengan saat ini masih buron. “Uang bonus itu merupakan uang pribadi saya sendiri. Untuk satu orang napi, bonusnya saya siapkan Rp 2.500.000,” kata Sugianto.

Uang bonus tersebut, lanjut Sugianto, akan diberikan bagi yang mampu menangkap dan mengantarkan langsung napi ke Rutan Takengon. “Pokoknya saya terima sampai di Rutan. Begitu napi diserahkan kepada kami, uangnya langsung dicairkan tanpa menunggu nanti-nanti,” lanjutnya.

Menurut Sugianto, pemberian bonus tersebut berlaku bagi semua pihak yang berhasil menangkap kembali delapan napi buron. Tidak terkecuali, apakah dari kalangan masyarakat maupun pihak penegak hukum. “Kalau satu orang Rp 2.500.000, jadi jumlah total hadiah yang disiapkan sebesar Rp 20 juta untuk delapan napi,” sebutnya.

Tiga Napi Dibekuk

Delapan orang narapidana yang kabur tersebut merupakan para pelaku tindak pidana narkotika dan pembunuhan. Sebelumnya, ada 11 orang yang mencoba melarikan diri dari Rutan Takengon, tetapi tiga orang diantaranya berhasil dibekuk.

Mereka kabur dengan cara menjebol plafon serta merusak jeruji besi jendela ruang bendahara Rutan Takengon, pada Kamis (21/2/2019). Pihak Rutan kala itu langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI setempat, namun hingga kini sebagian besar belum berhasil ditangkap. [] SERAMBI



Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.