TamiangNews.com | KARANG BARU - Peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) Aceh ke-60 di Kabupaten Aceh Tamiang  berlangsung khidmat diikuti oleh seluruh siswa siswi SMA/ SMK, SMP dan MTSN dan unsur Muspida, para Asisten dan Staff Ahli Bupati lingkup Setdakab Aceh Tamiang, para kepala SKPK, Para Camat, PNS dan tenaga Honorer lingkup Pemkab, di pusatkan di Lapangan Tribun Kantor Bupati Aceh Tamiang Senin (2/9)
Upacara Peringatan Hari Pendidikan Daerah Aceh (Hardikda) ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati H.T Insyafuddin, ST, dan Selaku Pemimpin upacara dalam amanatnya menyampaikan bahwa Hari Pendidikan Aceh yang  diperingati setiap tahun tentu bukan hanya sekedar seremoni yang diwarnai dengan upacara belaka namun lebih dari itu, hari pendidikan ini seharusnya menjadi momentum untuk mengevaluasi diri, sejauh mana
pencapaian pendidikan yang diraih selama ini.

melalui momentum ini diharapkan bisa lebih memperkuat tekad untuk dapat melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter keacehan yang kental serta dengan generasi muda yang berkualitas, insya Allah akan mampu membawa perubahan menuju “Aceh Hebat” di masa mendatang.

Mengingat pentingnya pembangunan sektor pendidikan untuk membangun Aceh, maka Pemerintah Aceh menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan dalam RPJMA 2017-2022, melalui Program “Aceh Carong”
Pemerintah Aceh bertekad untuk mewujudkan Generasi Aceh yang mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional dan regional yang dicapai melalui pendidikan yang berkwalitas.

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Aceh tidak hanya mengalokasikan anggaran pendidikan sekitar 20% dari APBA, tapi juga diperkuat pula dengan dukungan dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Di samping itu, pada tahun 2019 hasil Kelulusan Ujian Nasional  Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA, SMK, dan MA, Aceh mengalami kenaikan secara signifikan, terutama hasil Ujian Nasional Khusus SMK, yang mana bila dibandingkan tahun sebelumnya Aceh berada pada posisi juru kunci yaitu urutan ke-34 dari 34 Provinsi di Indonesia, sekarang meningkat menjadi peringkat ke-27 secara Nasional.

Prestasi gemilang lainnya adalah perolehan nilai tertinggi hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK dan MA, di mana ada tiga puluh satu (31) orang siswa yang meraih nilai 100, jauh meningkat bila dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya tiga (3) orang siswa.

Baru-baru ini Provinsi Aceh juga berhasil merebut enam gelar juara di tingkat nasional pada event Apresiasi GTK PAUD dan DIKMAS dan memperoleh lima besar secara
nasional, dalam tahun yang sama sejumlah siswa SMA juga mempersembahkan enam medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan empat medali dipersembahkan oleh siswa SMK pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) yang dilaksanakan di Jogyakarta. 

Namun, kita menyadari bahwa pencapaian ini belumlah cukup untuk kita merasa puas apalagi membanggakan diri, sebab pencapaian itu masih jauh dari harapan kita semua. Perlu pembenahan dan penguatan yang
lebih komprehensif dalam membangun sistem pendidikan didaerah melalui berbagai program peningkatan mutu yang berkesinambungan, supaya dapat berjalan dengan baik, maka para pihak terkait, seperti Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah, Guru, Pengawas Sekolah, Komite Sekolah, manajemen penyelenggara, dan masyarakat harus dapat meningkatkan peran dan tanggung jawabnya sesuai dengan kedudukan dan tupoksi masing-masing.

Pemerintah Aceh siap melakukan yang terbaik dalam mendukung langkah percepatan di bidang pendidikan ini dan akan memberikan reward yang pantas kepada mereka.

Usai dilaksanakannya upacara Bendera, dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan pengabdian bagi pegawai Dinas Pendidikan dan kebudayaan, pengawas, Kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Aceh Tamiang.

Sebanyak 16 orang penerima penghargaan untuk tingkat Kabupaten dan tingkat Nasional sebanyak 3 orang di antaranya yakni Hj.Riza Ferilinda, S.Pd juara III pengawas TK berpreatasi tingkat Nasional, Novika Sari,SST, juara III Guru Pamong berprestasi tingkat Nasional, Kurnia Rahmianum, M.Pd juara III Guru berprestasi Tingkat Nasional. []TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.