TamiangNews.com | MANYAK PAYED -- Hasanulfatah (14) warga Kampung Simpang Lhee Kecamatan Manyak Payed  Kabupaten Aceh Tamiang dikabarkan hanyut saat mencari Kerang Gadeng di Alur Ujong Tanjong (Lepah Pulo-red) kampung itu, ditemukan nelayan tersangkut diakar bakau sekitar 50 meter dari tempat korban hanyut sudah tidak bernyawa, Kamis (12/9).
Hasanulfatah (14) dirumah duka
Kepala BPBD Aceh Tamiang, Syahri, SP melaui Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Pemadam Kebakaran, Muhammad Husni,SP mengatakan, tenggelamnya Fatah bermula saat korban pergi mencari kerang bersama temannya, sekira pukul 14.30 WIB.

Disampaikan Ngah Husni sapaan Muhammad Husni, sekira pukul 15.50 wib mereka (SAR Aceh Tamiang) mendapat info via telpon dari anggota Koramil Manyak Payed bahwa telah terjadi korban tenggelam di Alur Ujoeng Tanjoeng  daerah Kampung Simpang Lhee Kecamatan Manyak Payed.

Kemudian Satgas SAR Aceh Tamiang bergerak menuju ke lokasi kejadian, sesampai dilokasi salah satu warga memberi tau bahwa korban sudah di temukan oleh warga setempat.
Sumber TamiangNews di kampung itu menjelaskan bahwa Hasanulfatah bersama kedua temannya yaitu Ambrizal (13) dan Syahrial Andrian Siregar (13) sedang mandi-mandi sambil cari kerang gadeng Alur Sungai Ujoeng Tanjoeng sambil mencari Kerang.

Hasnulfatah dan kedua mencoba menyebrangi Alur Sungai itu, sesampai tengah Alur Hasnulfatah mengatakan kepada ketemannya bahwa dia sudah lemas dan tidak sanggup berenang lagi, kemudian temannya mencoba membantu menyelamatkan korban namun kondisi mereka sama-sama lemas dan ikut terbawa arus sungai yang saat itu air sedang gerak surut.

Kebetulan saat kejadian itu melintas boat nelayan dan menyelamatkan Ambrizal yang hanyut, naasnya Hasnulfatah tidak sempat tertolong dan tenggelam, terangnya. 

Datok Penghulu Kampung Simpang Lhee, Usman Muhammad, ditanya TamiangNews melalui pesan whatsapp menjawab dalam bahasa Aceh : Awak nyo ijak mita kreng gadeng...jdi di sebrangi alu...si fata hansanggop jimelangu..sempat jitulong le ngon jih tapi hana mampu..tenggelam di lepah pulo...jet tajak ret matang drin, artinya anak-anak ini pergi cari kerang gadeng ... mereka seberangi alur...si fata (Hasanulfatah) tidak sanggup berenang... sempat dibantu sama kawannya tapi tidak sanggup ... tenggelam di Lepah Pulo... bisa kita pergi dari matang din,  jawab Datok.[]TN-W007-W016 

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.