TamiangNews.com | KARANG BARU -- Sebanyak 30 orang anggota DPRK Aceh Tamiang priode 2019-2024 laksanakan pengucapan sumpah/janji pada Rapat Paripurna Pengucqpan sumpah/janji di Gedung Sidang Utama Kantor DPRK setempat, Senin (9/9).

Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon SH mengatakan, Sehubungan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan terbitnya Keputusan Gubernur Aceh nomor 171.2/686/2014 tanggal 28 Agustus 2014, pihaknya sebagai anggota DPRK Aceh Tamiang masa bakti 2014-2019 akan segera mengatur tugas pengabdian sebagai wakil rakyat yang akan dilanjutkan oleh anggota dewan terpilih yang sebentar lagi akan melakukan mengucapkan sumpah.

"Dalam perjalanan panjang lima  tahun di lembaga Legislatif ini untuk melaksanakan tugas wewenang dan fungsi dewan pihaknya sangat merasakan dukungan dari semua pihak dan seluruh masyarakat Aceh Tamiang demikian juga halnya dalam hubungan kemitraan dan koordinasi yang harmonis dengan kepala daerah beserta jajaran eksekutif sampai dengan tingkat pemerintahan terendah serta dengan unsur forkopimda dan komponen lainnya,"Ungkapnya.
Ia juga menambahkan, Pihaknya sangat menyadari bahwa sebagai manusia tidak luput dari khilaf dan kealpaan bahkan kesalahan karenanya sangat dimungkinkan masih banyak harapan masyarakat kepada dewan yang juga mempunyai tugas dan kewajiban menampung menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat belum semuanya dapat terpenuhi. "Pihaknya mengingatkan kepada anggota dewan terpilih agar segera selesaikan proses pembentukan pimpinan definitif, penyusunan Rancangan peraturan tata tertib dan kode etik dewan pembentukan alat kelengkapan dewan agenda mendesak lainnya yaitu pembahasan rancangan Qanun tentang RAPBK Tahun Anggaran 2020 yang tentunya harus juga mendapat perhatian serius dan sungguh-sungguh,"Kata Fadlon SH.
 
Sementara itu, Pimpinan Sementara DPRK Supriyanto ST mengatakan, Walaupun bersifat sementara dan hanya untuk waktu yang singkat guna memfasilitasi pembentukan fraksi, memfasilitasi penyusunan peraturan tata tertib dewan dan memproses penetapan pimpinan dewan definitif sampai dengan terbentuknya dan dilakukannya pengambilan sumpah pimpinan dewan definitif namun pihaknya menyadari bahwa beban tugas yang diemban sebagai pimpinan sementara sangat berat tanpa dukungan dari semua pihak terutama rekan-rekan anggota dewan masa jabatan 2019-2024.

"Pihak tidak dapat bekerja secara optimal Oleh karena itu dengan hati yang tulus melalui kesempatan ini kembali pihaknya mengharapkan dukungan sepenuhnya agar dapat melaksanakan tugas sesuai dengan kapasitas sebagai pimpinan sementara,"imbuhnya.

Dikesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Aceh Tamiang, H. Mursil SH. M.Kn dalam sambutannya menjelaskan, Setelah menyaksikan prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan para Anggota Dewan Periode 2019-2024 yang berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRK ini. 

Pihaknya atas nama Pemerintah Aceh mengucapkan selamat kepada Bapak/Ibu yang telah dilantik, semuanya adalah tokoh panutan yang bertanggungjawab mewakili suara rakyat di lembaga legislatif ini selama lima tahun ke depan. 

"Pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan tadi pada hakikatnya merupakan investasi dan ikrar dari semua anggota DPRK untuk berjuang mengartikulasikan kepentingan rakyat melalui pelaksanaan tugas dan fungsi dewan,"Paparnya sembari menambahkan, sebagai anggota dewan, Bapak/Ibu memang berasal dari partai politik yang berbeda, namun dalam konteks mengemban amanat rakyat, semuanya harus satu kesatuan yang berjuang untuk kepentingan orang banyak, oleh karena itu, sebutan sebagai wakil rakyat hendaknya jangan hanya slogan saja tapi harus dipegang teguh agar tidak mengalami degradasi makna  duduk di lembaga legislatif ini. 

"Sampai kapanpun, hubungan dengan rakyat harus diperkuat tanpa pernah membangun tembok birokrasi yang seolah tidak tersentuh. Hubungan itu bisa dibangun melalui jalur komunikasi langsung, melalui kinerja yang berintegritas, serta dengan menunjukkan kepedulian terhadap suara rakyat,"cetus Bupati.

Katanya, Sebagaimana posisi lembaga eksekutif, Dewan yang duduk di lembaga legislatif ini pada hakikatnya juga merupakan pelayan masyarakat.  Diharapkan mampu melayani rakyat dengan baik, maka kerjasama antar lembaga – sesuai kewenangan masing-masing harus dapat diperkuat.

"Sebagai wakil rakyat di legislatif, berbagai tugas penting sudah menanti, terutama dalam menuntaskan agenda reformasi, menegakkan supremasi hukum, mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, terlebih lagi menjalankan kebijakan otonomi khusus yang berlaku di daerah kita ini dan Pihaknya berharap sebagai anggota legislatif dapat memiliki obligasi moral menuntaskan agenda ini,"Jelas Bupati Aceh Tamiang, H.Mursil SH.MKn.

Adapun Anggota DPRK Aceh Tamiang yang dilantik Priode 2019-2024  yaitu : Partai Gerindra (Suprianto, Salbiah, M. Irwan, Sugiono Sukendar, Sarhadi dan Fitriadi), Partai Aceh (Fadlon, Juniati, Ngatiyem dan Miswanto), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), (Dedi suriansah, Jayanti Sari, M. Saman),  Partai Demokrat (H. Saiful Sofyan, Syamsul Bahri dan M. Nur), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (Tgk. Irsyadul Afkar, Siti Jaleha, Purwati),  Partai Golkar (Rosmalina, Erawati Is), PAN (Desi Amelia dan Zulfidar), Partai Nanggroe Aceh (PNA) (Irwan Effendi, H. Samuri dan M Nasir). Partai NASDEM (Tri Astuti dan Maulizar Zikri), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan/PDIP (HT. Rusli) dan  Partai Bulan Bintang/PBB, (Rahmad Syafrizal).(TN-W015)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.