TamiangNews.com | KARANG BARU -- Rapat Paripurna Ke-5 Penyampaian Akhir Fraksi-fraksi terhadap KUA PPAS APBD Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2020, terkait pelaksanaan Rekayasa Lalulintas dan program Penataan Pasar masih menjadi sorotan para Anggota Dewan, berlangsung di Ruang utama Gedung DPRK setempat di Karang Baru, Aceh Tamiang berjalan lancar. Namun Kamis (15/08).
Pantauan media, rapat paripurna itu dibuka oleh Sekretaris Dewan (Sekwan), Drs. Syuaibun Anwar, kemudian dilanjutkan dengan Penyampaian dari Fraks – fraksii.
Dalam rapat penyampaian akhir, Fraksi Merah Putih mempertanya persoalan Rekayasa Lalulintas dan penataan Pasar yang menyangkut berbagai aspek
Menurut Fraksi Merah Putih, pelaksanaan Rekayasa Lalulintas tersebut dibutuhkan Perencanaan yang matang dan menyeluruh dalam bentuk Masterplan. Sedangkan dalam penataan pasar, harus ada kejelasan dalam penataan kawasan pedagang Kaki Lima (PKL), trotoar pejalan kaki dan drainase pasar, hal itu agar berjalan optimal
Fraksi Merah Putih juga menyinggung Pengelolaan Sampah, menurut Fraksi Merah Putih sampah masih terlihat menumpuk dan belum teratasi maksimal, sehingga memberi saran agar pengelolaannya diberikan pada pihak ketiga.
“Kami memandang bahwa pengelolaan sampah dapat diserahkan kepada pihak ketiga atau kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup “, kata Erawati
Erawati mengatakan agar Hari ini  rapat digelar bisa menjadi barokah dan menjadi spirit bagi pemerintah daerah bersama DPRK untuk lebih bersemangat dan serius memerdekakan Kabupaten Aceh Tamiang dari masalah ketidak adilan, keterbelakangan dan kemiskinan, ungkapnya.
Kemudian lanjutnya, setelah membaca memperhatikan mencermati melalui keikutsertaan pada pembahasan rancangan KUA dan PPAS APBK Aceh Tamiang tahun 2020, perkenankan kami mengemukakan pendapat, ujar Erawati.
Fraksi Partai Aceh (PA) mengawali penyampaian melalui juru bicaranya Miswanto, menyampaikan beberapa saran dan masukan kepada SKPK, diantaranya meminta SKPK untuk mengoptimalkan upaya-upaya kegiatan yang dilaksanakan agar dapat meningkatkan PAD sehingga target pendapatan asli daerah tahun 2020 dapat tercapai dengan baik yaitu melakukan pendataan wajib pajak dan wajib retribusi, juga melakukan optimalisasi penerimaan PBB dengan menyederhanakan birokrasi untuk kemudahan investasi (sistim perizinan online) kemudian menetapkan standard pelayanan.
Fraksi Partai Aceh memberi Apresiasi dan dukungan terhadap pendapat Tim Badan Anggaran DPRK Aceh Tamiang.
” Kami memberIkan apresiasi dan dukungan terhadap pendapat tim badan anggaran DPRK Atam dan menghimbau kepada pihak BUMD agar dapat mempresentasikan kepada anggota DPRK mengenai program-program yang dilaksanakan BUMD, baik dikelola sendiri maupun yang bekerja sama dengan pihak lain “, ujar Miswanto
Fraksi Partai Aceh mengingatkan kepada Bupati Aceh Tamiang, untuk segera mengeluarkan Qanun tentang APBK Aceh Tamiang, Tahun anggaran 2020 dan Perbup tentang penjabaran APBK tahun 2020.
Dalam kesempatan itu, Fraksi Partai Aceh meminta Bupati Aceh Tamiang untuk dapat menganggarkan kembali sisa ganti rugi tanah jalan elak agar bisa segera di bangun untuk mengatasi masalah lalu lintas “, tutupnya
Sementara Fraksi Tamiang Sekate, yang diwakili Sumiyem menyampaikan, fraksinya meminta agar program-program yang akan dilaksanakan oleh BUMD agar terlebih dahulu dibuat draft kegiatannya untuk di presentasikan atau di paparkan kepada anggota DPRK.
Selain itu dalam kegiatan BUMD itu agar melibatkan unsur tenaga teknis dan profesional dengan memberikan kajian investasi serta kajian keuangan dan hasil out put yang sesuai, sehingga dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat “, ungkapnya
Menanggapi hal itu, Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil SH, Mkn, mengatakan, dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan kepada seluruh SKPK untuk segera menyusun rencana kerja anggaran sebagai dasar penyusunan qanun RAPBK tahun 2020, sesuai kesepakatan yang ada pada KUA-PPAS tahun 2020 “, ujar Mursil
Selanjutnya rapat Paripurna Ke-5 Penyampaian Akhir Fraksi-fraksi Terhadap KUA PPAS APBD Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2020 ditutup dengan penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS RAPBK Aceh Tamiang Tahun 2020.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.