TamiangNews.com | KARANG BARU -- Bak kata pepatah mulutmu harimau mu, nampaknya tersemat di salah satu oknum Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Tamiang, yang notabenenya MPD merupakan bergerak dan bertanggung jawab penuh terhadap pendidikan.
Pasalnya belum lama ini, gencarnya pemberita pengancaman melalui dinding media sosial bahkan sampai media televisi Nasional.

Merujuk kepada dugaan pengancaman  dari seorang oknum pengurus Majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Aceh Tamiang berinisial  ZH, terhadap dua orang wartawan yang bertugas diwilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan sudah dilaporkan ke Polres Aceh Tamiang, menjadi sorotan salah satu Komite Sekolah Dasar Negeri (SDN)  Tugu Upah.

Muhammad Ridwan, Ketua Komite Sekolah SDN Tugu Upah Kecamatan Bendahara, sangat kecewa atas prilaku atau tindakan brutal oknum MPD dengan mengeluarkan kata-kata kasar sembari mengancam membunuh atau menghilangkan nyawa orang lain.

"MPD merupakan orang tua semua sekolah, seyogyanya menjadi panutan serta contoh yang baik dalam dunia pendidikan khususnya di Aceh Tamiang," ungkapnya kepada awak Media, Jum'at (16/8).

Pihaknya, berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, agar  melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum MPD tersebut, agar dapat dipecat dari kepengurusan MPD karena telah bertindak memalukan bagi dunia pendidikan.

"Kalau tidak mau dikritik, jangan masuk ke sistem birokrasi. Ini malah berlagak ala preman dengan mengancam-ngancam mau cincang wartawan," Tutur Ridwan sembari menambahkan, tindakan oknum pengurus MPD tersebut sudah melampaui batas. "Bahkan yang dilakukan oknum itu sudah keluar dari batas-batas norma dan kode etik pendidikan," ungkapnya lagi.[]TN-W015

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.