TamiangNews.com, EL PASO -- Seorang pria tak dikenal dilaporkan melepaskan tembakan di pusat perbelanjaan Walmart yang berada di kota El Paso, Texas, Amerika Serikat (AS). Puluhan orang dilaporkan tewas dalam penembakan ini.

Foto : Sindonews
Gubernur Texas, Greg Abott dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (4/8), menuturkan bahwa setidaknya 20 orang tewas dan sekitar 26 orang luka-luka akibat aksi penembakan massal ini.

Sementara itu, kepala polisi El Paso, Greg Allen mengatakan setidaknya terdapat 3000 orang di dalam Walmart saat pelaku melepaskan tembakan. Dia menyebut, beberapa korban luka dalam kondisi yang cukup serius.

"Ini benar-benar mengerikan," kata Allen dan mengatakan bahwa polisi menemukan sebuah unggahan di media sosial, yang diduga yang ditulis tersangka, yang berisi alasan dia melakukanya aksinya. Namun, Allen menolak memberikan rincian mengenai unggahan tersebut.

Polisi El Paso sendiri diketatahui telah menangkap, tersangka yaitu pria kulit putih berusia 21 tahun yang berasal dari Allen, Texas. Saat ini tersangka masih diperiksa oleh pihak berwenang.

Penembakan itu terjadi kurang dari seminggu setelah Santino William Legan, menembaki sebuah festival makanan California. Penembakan itu menewaskan tiga orang dan melukai 13 lainnya. [] SINDONEWS

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.