TamiangNews.com, SPORT -- Milomir Seslija membeber pendapatnya soal Yunan Helmi, yang saat ini menjadi pelatih Barito Putera. Menurut Pelatih Arema FC tersebut, Yunan -yang akan beradu strategi dengannnya pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019 ini- merupakan sosok yang piawai dalam melatih.

Foto: Bola.net
"Ia adalah sosok yang piawai dalam melatih dan paham soal sepak bola," ucap Milo, sapaan karib Milomir Seslija.

"Selain itu, ia juga merupakan sosok yang cukup ambisius soal penampilan timnya," imbuhnya.

Arema akan menghadapi Barito pada laga pekan ke-15 mereka di Shopee Liga 1 musim 2019. Pertandingan ini bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Senin (19/08).

Saat ini, posisi kedua tim di klasemen sementara bak bumi dan langit. Arema berada di peringkat empat, dengan koleksi 22 poin dari 13 pertandingan. Sementara, Barito Putera berada di peringkat 15, dengan raihan 12 angka dari 14 laga.

Barito Putera, saat ini, dilatih oleh Yunan Helmi. Pelatih -yang saat ini berlisensi AFC Pro- tersebut menggantikan Jacksen F Tiago, yang beberapa waktu lalu mundur menyusul rangkaian hasil buruk timnya.

Bagi Milo, Yunan Helmi bukanlah sosok asing. Ketika pelatih asal Bosnia tersebut menjadi Direktur Teknik Barito Putera pada 2015 lalu, Yunan berstatus sebagai asisten pelatih di klub tersebut.

Apa lagi penilaian Milo pada sosok Yunan Helmi? Simak di bawah ini.

Milo menyebut ada satu kelebihan Yunan, yang sangat ia ingat. Hal tersebut, sambung pelatih asal Bosnia ini, adalah kesukaan Yunan untuk belajar.

"Ia merupakan pelatih yang suka untuk belajar. Saat ini, ia banyak belajar dari pengalamannya menjadi seorang pelatih kepala," tutur Milo.

"Yang pasti, pelatih seperti inilah yang sangat dibutuhkan sepak bola Indonesia," sambungnya.

Jalani Tugas Berat

Namun, Milo menilai, dengan kualitas yang ia miliki, Yunan tak bisa menghadirkan perubahan instan di Barito Putera. Ia tetap perlu waktu untuk bisa membawa Laskar Antasari -julukan Barito Putera- untuk jadi lebih baik lagi.

"Tugas Yunan pun tak mudah karena ia harus meneruskan tim yang sudah ada, bukan membentuk dari awal. Tak mudah untuk menjalankan tugas seperti ini," papar Milo.

"Sejauh ini ia melakukan tugas dengan bagus. Ia perlu pengalaman juga untuk terus berkembang," tandasnya. [] BOLA.NET

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.