TamiangNews.com | BANDAR PUSAKA -- Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) merupakan kegiatan kebijakan pro rakyat dan juga bentuk perhatian pemerintah terhadap sub sektor perkebunan. Program ini dapat berjalan berkat dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).
Launching penanaman perdana yang digelar Pemda Aceh Tamiang berkerja sama dengan Koperasi Wasallam PT. Patisari di Lingkungan perkebunan masyarakat Desa Jamboe Ramboeng Kecamatan Bandar Pusaka, Selasa (6/8) berjalan khidmat.

Program yang melibatkan puluhan petani ini juga dihadiri Kepala dinas Pertanian Aceh Abdul Hanan, Perwakilan BPDP-KS, Larry Ferdian dan Perwakilan Dirjenbun RI, Sigit Wahyudi

Sebagaimana diketahui Perkebunan Rakyat di Kabupaten Aceh Tamiang merupakan Ekonomi Rakyat yang harus terus ditopang dengan dukungan kebijakan pemerintah, dengan dilaksanakanya peluncuran  (Launching) Program Peremajaan kelapa sawit rakyat ini untuk memberikan informasi kepada publik bahwa program replanting telah dimulai demi meningkatkan profesionalisme petani dan sebagai wujud syukur atas bantuan program ini.

Tahun 2018 lahan yang diusulkan sebanyak 2.300 hektar dan yang lulus verifikasi dirjenbun seluas 1.639 hektar yang bekerja sama dengan 2 Koperasi, sedangkan tahun 2019 kuota yang telah diusulkan seluas 3000 hektar dan akan bekerja sama dengan 5 Koperasi di daerah Aceh Tamiang.

Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin, ST, dalam sambutanya mengatakan, melalui program PSR atau Replanting ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani kelapa sawit khususnya dalam praktik budidaya kelapa sawit, sehingga berdampak bagi peningkatan ekonomi petani kelapa sawit

"Produtivitas perkebunan rakyat saat ini memang tidak sebanding dengan produktivitas perkebunan besar, maka pemerintah memiliki tugas berat untuk melaksanakan program peremajaan kelapa sawit rakyat ini, karena menjadi modal bagi petani kelapa sawit untuk jadi Mandiri dan Sejahtera," ungkapnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penanaman bibit sawit perdana dan penyerahan cinderamata oleh masyarakat petani kelapa sawit, berupa Gula merah yang terbuat dari air nira kelapa sawit yang telah dimasak. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.