TamiangNews.com - SEKERAK -- Air merupakan sumber kehidupan, selama ini warga Desa Sekumur dan sekitarnya harus turun kesungai yang jaraknya mencapai ratusan meter untuk memenuhi kebutuhan air sehari hari, mereka terpaksa melakukan hal ini karena hanya itu jalan satu satunya untuk memenuhi kebutuhan air bersih karena sumur tanah yang ada kering, warga mengharapkan melalui kegiatan TMMD Reguler 105 Kodim 0117/Atam dapat membantu kegiatan fisik pembangunan Bak Penampung Air di Desa, Sabtu (3/8).
Menanggapi hal tersebut, Dandim 0117/Atam Letkol Deki Rayusyah Putra, S.Sos, M.I.Pol secara spontan menyangupi mengabulkan permintaan warga, meski kegiatan tersebut tidak masuk dalam program TMMD Reguler 105.

Hal ini disampaikan oleh Sertu Rusli anggota kodim 0117/Atam sekaligus sebagai Babinsa Kampung Sekumur saat di temui oleh wartawan dilokasi pembangunan Bak Penampungan air disela sela kegiatan persiapan kontruksi dan pembesian.

Dijelaskannya, pembangunan bak penampung air ini dibangun atas dasar permintaan warga setempat kepada Dandim 0117/Atam, bahwa di kampung mereka sangat kekurangan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan warga sehari hari.
Bangunan bak penampungan air berukuran 2 x 4 Meter ini, tidak termasuk dalam program TMMD Reguler 105, akan tetapi merupakan wujud kepedulian seorang pimpinan terhadap masyarakatnya yang membutuhkan air bersih.

Diharapkan, dengan terbangunnya bak penampungan air tersebut, kiranya dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat, terkhusus bagi kaum jompo yang tidak mampu lagi untuk mengambil air, walaupun sungai Tamiang juga berada diperkampungan tersebut.

Kepada masyarakat, beliau juga berpesan untuk bersama sama merawat bangunan itu, sehingga dapat difungsikan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan, kata sertu Rusli mengakhiri.

Terlihat sejumlah personil TNI kodim 0117/atam sedang berkerja sama melakukan pembesian untuk dipasang didalam bangunan bak penampungan air berukuran 2 x 4 Meter tersebut.[]TN-W007


Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.