TamiangNews.com, SEKERAK -- Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan empat pilar bangsa kepada masyarakat mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 105 Tahun 2019, di Desa Sekumur Kecamatan Sekerak, Jumat (12/07).



Dandim 0117/Atam Letkol Inf Deki Rayusyah Putra selaku Dansatgas membuka Sosialisasi yang diikuti antara lain masyarakat Desa dari empat desa dalam Kecamatan Sekerak yang menjadi target TMMD Reguler 105 tahun ini yakni tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta perangkat desa.

Kegiatan ini antara lain bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk lebih memahami tentang wawasan kebangsaan serta mengetahui tentang empat pilar bangsa," 

Selain wawasan kebangsaan, Dandim mengatakan akan ada sosialisasi bahaya Narkoba, Sosialisasi Pertanian, Penyuluhan Kesehatan dan KB Kes, serta Penyuluhan Kamtibmas Hukum dan bahaya ISIS. 

Kita harapkan melaui Sosialisasi ini nantinya masyarakat dapat memaknai bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya," tegas Dandim.


Selain itu kata Dandim pada sosialisasi itu juga dilaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur, yakni perampungan pengerasan jalan yang menghubungkan Desa Sekumur Desa Pematang Durian, Desa Juar dan Desa Sulum sepanjang 8 km

Terkait masalah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini, kata Dandim, nanti akan disampaikan oleh Danramil Kecamatan Sekerak Kapten Arh Nana Sutiana. 

Daramil Kecamatan Sekerak,  Kapten Arh Nana Sutiana dalam pemaparannya mengatakan bahwa wawasan kebangsaan adalah bagaimana kita menghargai hasil perjuangan para pahlawan yang telah syuhada dengan cara menjaga keutuhan bangsa dengan tidak saling tuding sehingga berdampak pada perpecahan.

Selain itu, Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu-isu miring yang bisa  merusak ketahanan bangsa, terlebih di era globalisasi yang semakin canggih. 

Untuk itu Kapten Nana mengajak masyarakat agar menanamkan wawasan kebangsaan dimulai dari lingkup rumah tangga, dengan cara memberikan pendidikan baik agama maupun pendidikan form terhadap anak. 

"Dengan harapan nantinya regenerasi penerus bangsa mampu menjadi contoh pemuda dan pemudi yang mampu menjaga keutuhan serta ketahuan bangsa," pungkasnya.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.