TamiangNews.com, Kampung Pematang Durian Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang, merupakan salah satu dari empat Kampung yang terpilih sebagai sasaran TMMD Reguler ke-105 Kodim 0117/Aceh Tamiang yang di sangat membutuhkan pembangunan infastruktur.


Setelah sekian lama menabuh angan, akhirnya Kampung yang dihuni oleh ratusan Kepala Keluarga (KK) itu, mulai merasakan hasil pembangunan melalui sentuhan tangan TNI yang tergabung di dalam Satgas TMMD Reguler ke-105 yang bekerja secara bergotong-royong dalam suasana kebersamaan dengan rakyat.
Mimpi berbuah kenyataan, kedatangan TNI dalam hal ini Kodim 0117/Aceh Tamiang melalui satgas TMMD 105 di Kampung Pematang Durian ternyata mampu menorehkan sejuta kesan di hati masyarakat.
Program TNI bersandi Tentara Manunggal Membangun Kampung (TMMD) Reguler 105 TA. 2019 Kodim 0117/Aceh Tamiang di Kampung itu, seakan membuka jalan bagi masyarakat untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik.

Keberadaan Satgas ternyata mampu mewujudkan perkembangan pembangunan, hingga SDM masyarakat setempat. Bahkan, beberapa jalanan Kampung yang semula hanya setapak kecil dan hanya cukup dilalui oleh warga untuk beraktifitas sehari-hari, kini sudah diperlebar oleh Satgas TMMD.
Itulah, bukti nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat dalam upaya pembangunan daerah seperti yang diungkapkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0117/Aceh Tamiang Letkol Inf Deki Rayusyah Putra S.Sos. M.I. Pol ketika membuka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Jum’at kemarin di Kampung Sekumur.
“Hasil survei di lapangan menetapkan empat Kampung dalam kecamatan Sekerak ini, sangat layak dijadikan lokasi pelaksanaan program TMMD ke-105 di Kabupaten Aceh Tamiang,” jelasnya.
Bahkan, kata Dandim, terdapat salah satu pembangunan jalan yang dinilai sangat penting untuk mendukung perubahan di Kampung itu, salah satunya ialah pembangunan jalan sepanjang 8 KM. Jalanan itu, kata dia, merupakan jalur alternatif penghubung antara Kampung Sekumur, Pematang Durian, Juar dan Kampung Sulum.

“Jalan yang sebelumnya berupa jalan setapak itu, tidak rata, kini sudah direhabilitasi total dengan lebar 6 meter,” tandasnya. Seluruh warga gembira menyambutnya. Kehadiran Satgas TMMD, ibarat dewa penolong. Keceriaan tampak sekali di kegiatan TMMD ini. Mereka mulai kerja bareng. Setiap hari, bersama Satgas TNI bahu-membahu bekerja untuk mensukseskan TMMD.

Satgas TNI dinilai masyarakat, memberi banyak nilai positif kepada warga. Kehadiranya mereka di kampung tak hanya menghadirkan kenangan baru di Kampung, akan tetapi mereka meninggalkan pesan moral tak ternilai yakni semangat kerja keras, gotong-royong, kebersamaan dan solidaritas,

"Tidak terbayangkan sebelumnya ternyata pekerjaan yang besar dan seberat apapun bisa diselesaikan dengan gotong-royong,”ujar warga yang ikut gotong royong.

Dandim 0117/Atam Letkol Inf Deki Rayusyah Putra, S. Sos. M.I. Pol. Dan Satgas TMMD Reguler Ke-105 Kodim 0117/Atam, terharu menyaksikan kebersamaan prajurit TNI dan warga, kedekatan dan keakraban telah menjauhkan jarak dan cara pandang masyarakat terhadap korps berbaju loreng yang dianggap angker dan kasar.[] TN-007






Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.